Tiga Tahun Berlalu, Pelaku Teror Pembakaran Mobil Pengusaha di Kendari Belum Terungkap

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kasus teror pembakaran mobil milik seorang pengusaha wanita berinisial YS (38) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), hingga kini belum menemui titik terang. Tiga tahun setelah kejadian, polisi masih belum mengungkap identitas pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi di kediaman YS di Jalan Laode Hadi, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, pada Kamis (2/3/2026) dini hari.

Aksi pembakaran itu terekam kamera CCTV. Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang mengenakan helm terlihat tiba di sekitar rumah korban menggunakan sepeda motor sekitar pukul 04.10 WITA.

Selang sekitar dua menit, pria tersebut diduga menyulut api pada bagian bawah mobil milik YS. Setelah api mulai menyala, pelaku kemudian meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.

YS yang saat itu belum tidur menyadari adanya kejadian tersebut setelah mendengar suara gaduh. Ia kemudian melihat cahaya merah dari arah jendela yang ternyata berasal dari kobaran api di sekitar kendaraannya.

Beruntung, warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan membantu memadamkan api. Upaya tersebut membuat kendaraan korban tidak sampai terbakar seluruhnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke kepolisian dengan nomor laporan STTLP/B/56/III/2023/SPKT/POLRES KENDARI/POLDA SULAWESI TENGGARA, yang dibuat pada hari kejadian.

Namun, hingga tiga tahun berlalu atau sekitar 36 bulan sejak laporan dibuat, pelaku pembakaran belum berhasil diamankan.

Saat dikonfirmasi terkait perkembangan perkara tersebut, Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengaku belum memonitor kasus tersebut. Ia mengatakan akan terlebih dahulu mengecek kembali berkas perkara lama itu.

“Saya belum monitor, Pak. Belum zaman saya. Saya cek dulu, Pak,” kata Welliwanto, Jumat (28/8/2026).

YS berharap pergantian pimpinan di jajaran Satreskrim Polresta Kendari dapat membawa perkembangan baru dalam pengusutan kasus yang menimpanya.

Ia juga berharap Tim Buser 77 Polresta Kendari dapat mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi pembakaran tersebut.

“Saya dengar Kasat baru ini sangat cepat mengungkap kasus-kasus kejahatan di Kendari. Semoga kasus pembakaran mobil saya juga bisa ditangkap pelakunya,” ujar YS.

Hingga kini, kepastian mengenai motif aksi pembakaran maupun identitas pelaku masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. YS berharap kasus tersebut tidak kembali terhenti dan dapat segera menemui titik terang.(**)

Comment