BPS Muna Ungkap Tujuan Sensus Ekonomi 2026, Minta Masyarakat Berikan Data yang Benar

MUNA, EDISIINDONESIA.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muna telah menerjunkan petugasnya untuk melakukan sensus ekonomi yang dimulai sejak 15 Juni – 31 Agustus 2026.

Kepala BPS Muna, Leman Jaya, mengungkapkan tujuan sensus ekonomi tahun 2026 untuk memotret kondisi dan struktur ekonomi masyarakat secara utuh.

“Kegiatan sensus ekonomi adalah momentum pendataan bagi semua rumah dan usaha. Sehingga, pemerintah dapat memperoleh informasi secara utuh terhadap kondisi nyata masyarakat,” ujar Kepala BPS Muna, Rabu (8/7/2026).

Ia menyebutkan, petugas sensus ekonomi di BPS Muna mencakup wilayah Muna dan Muna Barat (Mubar) berjumlah 373 orang. Dengan rincian, 256 orang bertugas di Muna dan 117 Mubar.

“Yang turun melakukan sensus masing-masing dua orang. Ada yang bertugas sebagai pendata dan pengawas atau pemeriksa,”katanya.

Leman Jaya melanjutkan, objek sasaran sensus ekonomi 2026 mencakup seluruh unit usaha atau aktivitas ekonomi mulai dari perusahaan besar, usaha mikro dan rumahan.

“Usaha besar pendataan sudah dimulai sejak Mei – Agustus 2026. Khusus usaha besar dikirimkan link untuk diisi secara mandiri dimana pertanyaannya lumayan banyak yang membutuhkan koordinasi antar bagian,” tuturnya.

Selain usaha besar, target dari BPS Muna juga adalah semua usaha dan keluarga, dimana pendataannya dari rumah ke rumah dimulai sejak 15 Juni – 31 Agustus 2026.

Pihaknya dalam menjalankan tugas dilapangan, tidak luput menghadapi berbagai tantangan. Seperti, pendataan sektor usaha besar misalnya industri yakni pengelolanya bukan orang lokal atau orang setempat. Kemudian, ada pula rumah tangga yang menolak dilakukan sensus.

“Yang menolak ini mungkin karena kejenuhan sudah sering didata. namun, ketika pelan-pelan dijelaskan oleh petugas, mereka kemudian mau menerima,” tambah Kepala BPS Muna.

Dibalik tantangan dan dinamika yang dihadapi, Leman Jaya memberikan apresiasi penerimaan masyarakat terhadap kegiatan petugas lapangan yang melakukan sensus.

“Kami berharap masyarakat terima petugas sensus, informasikan data yang sebenarnya, rahasia datanya juga terjaga dengan baik. Data ini menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan oleh pemerintah.” Pungkasnya. (**)

Comment