KONAWE, EDISIINDONESIA.id– Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Konawe melakukan peninjauan langsung ke dua destinasi unggulan di Kecamatan Lalonggasumeeto, yaitu Wawo Ventures dan Delisha Resort, pada Senin (6/7/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan wisata serta memperkuat kerja sama dengan para pelaku usaha.
Peninjauan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disparekraf Konawe, Mudarman, S.Sos., M.Si. Turut mendampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Bidang Destinasi Disparekraf, Camat Lalonggasumeeto, serta jajaran perangkat daerah terkait.
Kunjungan pertama diarahkan ke Wawo Ventures di Desa Wawobungi. Destinasi ini menjadi perhatian khusus karena dikelola oleh investor asal Amerika Serikat. Kehadiran investor asing ini membuktikan tingginya kepercayaan terhadap potensi dan peluang investasi pariwisata di Konawe.
Tim menilai secara cermat berbagai aspek, mulai dari fasilitas, kebersihan kawasan, hingga kualitas pelayanan kepada pengunjung. Diskusi mendalam juga dilakukan dengan pengelola untuk membahas strategi pengembangan, peningkatan mutu layanan, serta peluang investasi ke depan. Wawo Ventures dikenal menawarkan pesona pantai yang terjaga keaslian dan kebersihannya, lengkap dengan beragam aktivitas wisata yang menarik.
“Kehadiran investor asing di sini adalah kebanggaan sekaligus tantangan. Standar pengelolaannya sudah cukup baik, membuktikan pariwisata Konawe mampu bersaing di pasar internasional. Namun, kita masih bisa menyempurnakan lagi, terutama dari sisi kenyamanan fasilitas dan akses menuju lokasi,” ujar Mudarman.
Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Delisha Resort di Desa Nii Tanasa. Tempat ini menawarkan perpaduan keindahan alam pantai dengan kenyamanan fasilitas modern, menghadirkan nuansa serupa kawasan wisata populer. Lokasinya yang hanya berjarak sekitar 30 menit dari Kota Kendari menjadi nilai tambah tersendiri.
“Konsepnya sangat menarik dan kekinian. Didukung fasilitas yang memadai serta posisi strategis, kami yakin tempat ini bisa menjadi daya tarik baru bagi wisatawan. Pemerintah akan terus mendorong penyempurnaan fasilitas agar pengalaman berkunjung semakin berkesan,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan penyamaan pandangan antara pemerintah daerah dan pelaku usaha. Mudarman menegaskan visi besar yang diusung Bupati H. Yusran Akbar dan Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, yaitu mewujudkan pariwisata Konawe berstandar dunia.
“Pemerintah berperan sebagai fasilitator dan pengatur, tetapi tanpa kerja sama yang erat antara pengusaha, masyarakat, dan investor, mustahil tercipta ekosistem wisata yang kuat dan bersaing. Sinergi inilah yang akan mengangkat nama Konawe sebagai destinasi kebanggaan,” tegasnya.
Hasil peninjauan menunjukkan Lalonggasumeeto memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan sebagai kawasan unggulan yang mampu menarik wisatawan mancanegara. Keindahan alam pesisir menjadi modal utama, tinggal didukung dengan peningkatan fasilitas, pelayanan, serta aksesibilitas yang lebih baik.
Ke depannya, dengan dukungan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, promosi yang terarah, serta koordinasi yang baik antar pemangku kepentingan, kawasan ini diproyeksikan menjadi tujuan wisata andalan yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.(**)
Comment