EDISIINDONESIA.id – Rencana pemerintah mengganti LPG 3 kilogram bersubsidi dengan Compressed Natural Gas (CNG) Merah Putih mulai memasuki tahap persiapan. Namun, masyarakat di Sulawesi tampaknya masih harus menunggu kepastian distribusinya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan belum menerima arahan resmi dari pemerintah mengenai mekanisme penyaluran maupun jadwal implementasi CNG Merah Putih di wilayah Sulawesi.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan perusahaan masih menunggu instruksi pemerintah sebelum menjalankan program tersebut.
“Terkait CNG, Pertamina masih menunggu arahan atau instruksi dari pemerintah terkait mekanisme pengadaan dan penyaluran,” kata Lilik kepada Fajar.co.id, Jumat (3/7/2026).
Menurut dia, Pertamina akan mengikuti setiap kebijakan yang ditetapkan pemerintah terkait transisi energi, termasuk apabila CNG Merah Putih mulai didistribusikan ke berbagai daerah.
“Pertamina akan terus mendukung kebijakan pemerintah untuk memberikan energi yang terbaik bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah memastikan CNG Merah Putih mulai diuji coba tahun ini. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut dari pengumuman Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Saat ini pemerintah menyiapkan sekitar 15 tabung prototipe untuk pengujian. Setelah tahap uji selesai, CNG Merah Putih ditargetkan mulai diedarkan secara terbatas pada 2026.
Laode menjelaskan, tabung CNG Merah Putih menggunakan material komposit tipe 4 yang lebih ringan dibanding tabung LPG baja konvensional. Bobot yang lebih ringan dinilai akan memudahkan proses distribusi maupun penggunaan oleh masyarakat.
Meski menggunakan teknologi berbeda, pemerintah memastikan harga jualnya akan disamakan dengan LPG 3 kilogram bersubsidi. Menurut Laode, skema tersebut berpotensi memangkas beban subsidi pemerintah hingga sekitar 30 persen apabila implementasinya dilakukan secara luas.
Pada tahap awal, distribusi CNG Merah Putih diprioritaskan di kota-kota besar Pulau Jawa. Pertimbangannya adalah ketersediaan jaringan pipa gas yang sudah lebih siap dibanding wilayah lain.
Karena itu, belum ada kepastian kapan Sulawesi akan menjadi wilayah berikutnya yang menerima distribusi tabung CNG Merah Putih. Hingga kini, Pertamina Regional Sulawesi masih menunggu keputusan resmi pemerintah mengenai pelaksanaan program tersebut. (edisi/fajar)
Comment