EDISIINDONESIA.id – Sebuah tangkapan layar percakapan WhatsApp diduga antara seorang mahasiswi dan dosen pembimbingnya jadi perbincangan panas di media sosial. Pro kontra pun tak terelakkan. Sebagian besar warganet menyudutkan sang mahasiswi. Seperti apa kisahnya?
Dalam percakapan itu, mahasiswi tersebut diduga nekat menawarkan staycation atau bobo bareng di hotel kepada dosennya agar diizinkan ikut sidang skripsi semester depan.
“Sore pak, saya [nama disensor] boleh ga saya ikut sidang skripsi semester depan?. Saya harus lulus tahun ini pak. Klo bapak mau staycation sm saya juga boleh ko pak 🙏🙏,” tulis mahasiswi tersebut pada pukul 20.25 seprti yang tertera pada postingan, dikutip pada Minggu (24/5/2026).
Mahasiswi itu nekat menempuh jalur gelap karena dirinya terhepit harus lulus tahun ini. Ia bahkan menyebut dosen lain bersedia menerima tawarannya dan memberinya nilai B.
“Bapak maaf maksud gentry bukan begitu, aku pengen lulus tahun ini pak. Pliss bantu aku 😭. Knp matkul bapak susah bgt & bapak juga mempersulit aku, aku ajakin enak bapak malah marah. Dosen lain gada loh pak yg kaya bapak. Mereka nerima tawaran aku dan ngasih aku nilai B. Bapaaakk pliss tolongin akuuu 😢😭,” tulisnya dalam pesan lanjutan.
Dosen yang menerima pesan itu memberi respons tak terduga. Jawaban sang dosen terbilang pedas sekaligus ‘menampar’ sang mahasiswi.
“Saya sudah baca pesan anda, tapi saya tidak tahu anda mengetik secara sadar atau tanpa berpikir. Dan saya kira anda sudah dewasa untuk paham adab kepada guru, atau anda tidak pernah belajar adab? Anda seharusnya malu mengatakan hal itu kepada guru anda,” tulis dosen tersebut.
Ia bahkan beranggapan pesan tersebut masuk kategori pelecehan verbal dan meminta mahasiswi itu datang ke ruang dekanat.
“Saya tegaskan bahwa ini termasuk pelecehan verbal dan saya keberatan dengan ini, anda melecehkan harga diri saya. Besok silakan datang ke ruang dekanat pukul… Jika kamu menghindar, saya akan ajukan drop out anda dari kampus dan jangan harap mendapat bantuan/pembelaan apapun dari saya. Terima kasih,” sambunya lugas.
Tangkapan layar percakapan WA yang diunggah akun @justbe_dyy di platform X ini langsung menuai beragam reaksi. Banyak dari warganet menduga ini bukan kejadian pertama. Melihat dari kalimat yang dilontarkan sang mahasiswi bahwa dosen lain selalu menerima tawaran bobo bareng.
Unggahan yang sudah mendapat 3.268 likes, 1.234 dibagikan ulang dan 183 komentar itu juga memicu diskusi soal etika akademik dan kemungkinan adanya praktik serupa di kampus lain.
“Spill kampusnya lah,” sahut akun @qiii***.
“Dari dulu banyak,” timpal warganet lainnya. (edisi/fajar)
Comment