KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Abu Hasan resmi dilantik dan terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Bela Negara Indonesia (GBNI). Penetapan ini dilakukan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Luar Biasa yang berlangsung di Jakarta.
Mantan Bupati Buton Utara ini dipercaya memimpin organisasi tersebut bersama jajaran pengurus inti lainnya. Dalam pertemuan nasional itu, ditetapkan pula nama Agung Prabowo sebagai Sekretaris Jenderal, sementara posisi Bendahara Umum diemban oleh Irma Hasibuan.
Abu Hasan menjelaskan bahwa GBNI merupakan wadah persatuan bagi para alumni dari berbagai program pendidikan politik dan kebangsaan tingkat nasional.
Di antaranya meliputi alumni Pendidikan Politik dan Kebangsaan Nasional (P4), Penataran Kewaspadaan Nasional, Pelatihan Kepemimpinan Pemuda, hingga program Kader Bela Negara Nasional.
“GBNI adalah tempat berkumpulnya para alumni pendidikan politik dan kader bangsa dari seluruh penjuru negeri. Di sini bersatu mereka yang pernah mengikuti berbagai pembinaan kebangsaan di tingkat nasional,” ujar Abu Hasan saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2026).
Ia menegaskan bahwa keberadaan organisasi ini memiliki tujuan utama untuk menjaga keutuhan, kesinambungan, serta memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Abu Hasan juga menyampaikan bahwa GBNI memiliki kedudukan sebagai mitra kerja serta organisasi binaan dari Kementerian Pertahanan RI dan Kementerian Dalam Negeri RI.
Menyangkut program kerja ke depan, Abu Hasan berencana segera membentuk struktur kepengurusan di tingkat daerah sebagai langkah strategis agar peran dan fungsi organisasi ini semakin terasa dampaknya di seluruh wilayah Indonesia.
Ia berharap, di bawah kepemimpinannya, GBNI dapat tumbuh menjadi organisasi yang semakin maju, berkembang, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
“Melalui kepemimpinan ini, kami bertekad membawa GBNI berkembang lebih baik lagi dan memastikan keberadaannya hadir serta bermanfaat di seluruh pelosok Nusantara,” pungkasnya.(**)
Comment