KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Klub dokter di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam Genk Tennis Club (GTC) menyelenggarakan kegiatan turnamen tennis GTC Open 2026 di Kota Kendari, Kamis (2/4/2026).
Pembukaan kegiatan yang berlangsung di lapangan KONI tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Sultra, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sultra, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra yang juga selaku pembina DTC, Kepala Dinas Kesehatan Sultra yang juga Ketua IDI Kendari, anggota dan Wakil Ketua DPRD Sultra, serta Sekretaris Umum KONI Sultra.
Diinformasikan, turnamen tennis ini akan berlangsung mulai tanggal 2 sampai dengan 5 April 2026 dan dilaksanakan di empat lapangan tennis di Kota Kendari, yakni lapangan KONI, lapangan Korem, lapangan Rujab, dan lapangan DPRD.
Sebanyak 400 peserta berbagai profesi dari wilayah kabupaten dan kota di Sultra yang berpartisipasi dalam turnamen ini akan memperubutkan hadiah total Rp60 juta. Adapun kategori yang akan diikuti yaitu kategori perorangan putra dan putri, ganda putra dan putri, dan ganda campuran.

Ketua Panitia GTC Open 2026, dr. Teti Sudiro, Sp.PD mengatakan, selain sebagai aktifitas untuk meningkatkan kesehatan, turnamen ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar sesama dokter dan berbagai profesi lainnya dari berbagai wilayah di Sultra.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan terimaksih kepada Pemerintah Pemprov Sultra serta para sponsor dan semua pihak yang mendukung hingga terlaksananya turnamen tennis ini.
Pihaknya berharap, melalui kegiatan ini dapat terjalin silaturahmi sesama perserta dan seluruh pihak yang terlibat. Kemudian kegiatan ini juga diharapkan dapat mengabarkan kepada masyarakat dan pemerintah bahwa olahraga tennis di Sultra sudah mulai berkembang.
“Animo masyarakat di Sulawesi Tenggara khususnya di Kota Kendari untuk tennis itu sudah sangat besar tapi lapangan sangat terbatas, sehingga sudah mulai ada persaingan tidak sehat dalam hal jadwal bermain,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sultra DR. La Sawali, M.Kes dalam sambutannya menyampaikan bahawa pihaknya sangat mengapresiasi turnamen yang diinisasi GTC ini. Ia menilai, selain sebagai ajang silatruahmi, turnamen ini juga dapat mensosialisasikan pentingnya kesehatan melalui kegiatan olahraga.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berlanjut, sehingga menjadi pola pembinaan olahraga tennis dalam jangka panjang,” ucapnya.
Senada, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sultra, Pahri Yamsul saat membuka kegiatan menyampaikan, Pemprov Sultra sangat menyambut baik dan mengapresiasi turnamen ini.
“Pemprov Sultra senantiasa mendukung event olahraga ini karena sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah khsusnya mengembangkan kualitas kesehatan fisik dan mental masyarakat, serta memberi ruang penyaluran minat, baka, hobi, dan daya kreatifitas,” ujar Pahri Yamsul.
Pihaknya berharap, turnamen tennis ini dapat terus ditingkatkan pelaksanaannya, dan para peserta dapat menjadikan ajang ini sebagai sarana untuk menambah pengalaman berkompetisi dan mengukur kemampuan, sehingga kedepan dapat terus termotivasi untuk mengasah diri, meningkatkan disiplin, serta ketekunan berlatih.
“Kita berharap melalui kegiatan ini kita dapat mengispirasi generasi muda untuk semakin aktif dalam kegiatan olahraga, sekaligus kita juga berharap dapat menemukan bibit-bibit atlet potensial yang kelak dapat menjadi kebanggaan daerah,” ucapnya. (**)
Comment