Kebakaran Hanguskan Dua Kios dan Satu Rumah di Mandonga Kendari

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Taman Suropati, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (10/2/2026) sore. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Peristiwa tersebut menghanguskan dua kios dan satu rumah tinggal semi permanen dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WITA. Warga yang melihat kobaran api pertama kali muncul dari salah satu kios di lokasi kejadian langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari.

Menindaklanjuti laporan itu, lima unit armada pemadam kebakaran masing-masing Unit 11, Unit 12, Unit 13, Unit 15, serta Unit Rescue segera dikerahkan dari Mako Damkar Kendari. Unit pertama tiba di lokasi pada pukul 14.35 WITA, atau sekitar lima menit setelah laporan diterima.

“Api dengan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya karena sebagian besar kios yang terbakar merupakan bangunan semi permanen,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari, Ahriawandy Effendy.

Dalam proses pemadaman, petugas Damkar Kota Kendari dibantu oleh Komunitas Tandon Air yang turut menyuplai pasokan air. Selain itu, bantuan tambahan juga datang dari Pos Damkar Benu-benua untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Setelah berjibaku selama hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 15.22 WITA. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan dan pengecekan menyeluruh guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali. Seluruh armada kembali ke Mako pada pukul 15.29 WITA.

Akibat kebakaran tersebut, dua kios semi permanen milik Sri Indahyani dan Sannawati serta satu rumah tinggal semi permanen dilaporkan hangus terbakar. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan melakukan pengecekan rutin instalasi listrik di rumah dan tempat usaha.

“Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pencegahan kebakaran dan perlunya koordinasi yang baik antara Damkar, PLN, kepolisian, serta masyarakat,” pungkasnya. (**)

Comment