KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Halu Oleo (UHO) Kendari sedang melangkah maju menuju pengakuan akademis global. Melalui kemitraan strategis dengan University of Hawai’i at Manoa, UHO telah meluncurkan lokakarya intensif tiga hari yang berfokus pada penerbitan di jurnal internasional terkemuka. Inisiatif ini menggarisbawahi visi ambisius UHO untuk menjadi universitas kelas dunia pada tahun 2045, yang mengkhususkan diri dalam pengelolaan dan pengembangan wilayah pesisir, laut, dan pedesaan.
Lokakarya yang diadakan di ruang pertemuan LPPMP UHO diresmikan oleh Prof. La Ode Santiaji Bande, SP, MP, Kepala LPPMP UHO, bersama Dr. Muhaimin Hamzah, Sekretaris LPPMP, dan Dr.Eng. Sudarsono, ST, M.Eng., Kepala Pusat Kemitraan Global. Prof. Santiaji menekankan bahwa kolaborasi ini, yang berasal dari MoU 10 Desember 2024, melampaui lokakarya itu sendiri. Ini membuka jalan bagi proyek penelitian bersama, pertukaran akademis, dan akses ke sumber daya global, yang secara signifikan meningkatkan daya saing internasional UHO.
Meskipun Rektor UHO tidak hadir karena komitmen dengan Bank Negara Indonesia (BNI) di Jakarta, dukungan penuh untuk inisiatif ini disampaikan. Rektor berharap para dosen dan mahasiswa UHO akan sepenuhnya memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi mereka.
Lokakarya bergengsi ini menampilkan jajaran pembicara yang mengesankan: Prof. Brian Szuster (Departemen Geografi, University of Hawai’i at Manoa), Prof. Jesmond Sammut (University of New South Wales Sydney, Australia), Prof. Hirotsugu Uchida (University of Rhode Island, USA), dan Dr. Hatim Albasri (Pusat Penelitian Perikanan, BRIN, Indonesia). Peserta akan menerima panduan langsung tentang strategi penerbitan, teknik penulisan akademis yang efektif, dan menavigasi proses peer-review. Lokakarya ini juga membahas tren penelitian global, kolaborasi antar lembaga, dan akses ke sumber daya akademis internasional.
Upaya kolaboratif antara UHO Kendari, University of Hawai’i at Manoa, dan BRIN telah membangun kerangka kerja lokakarya yang kuat yang mencakup strategi penulisan akademis yang efektif, pemilihan jurnal internasional terkemuka, dan dukungan selama proses publikasi. Peserta diharuskan untuk mengirimkan draf artikel sebelum lokakarya, memastikan penerapan langsung keterampilan yang dipelajari pada manuskrip mereka.
Pendanaan untuk lokakarya transformatif ini disediakan oleh LuceSEA Transitions: Environment, Society, and Change, program multi-tahun yang didukung oleh Henry Luce Foundation dan dikelola oleh University of Hawai’i at Manoa bekerja sama dengan Universitas Halu Oleo.
Setelah lokakarya, tim kolaboratif akan memantau dan mengevaluasi kemajuan peserta, memberikan dukungan berkelanjutan untuk artikel yang sedang direvisi untuk memastikan publikasi di jurnal terkemuka. Inisiatif ini menunjukkan komitmen UHO yang tak tergoyahkan untuk meningkatkan posisi akademisnya di panggung global, menjanjikan tidak hanya publikasi berkualitas tinggi tetapi juga peluang penelitian dan inovasi yang lebih luas di masa depan. (**)
Comment