AHY Dukung Penuh Pasangan LA-IDA di Pilgub Sultra 2024

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada pasangan Lukman Abunawas – La Ode Ida (LA-IDA) dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2024.

Dukungan ini disampaikan melalui unggahan video di akun TikTok @bantu.orangbaik pada Selasa, 19 November 2024.

Dalam video tersebut, AHY mengajak seluruh masyarakat Sultra untuk memilih pasangan LA-IDA yang diusung oleh Partai Demokrat sebagai calon gubernur dan wakil gubernur.

Ia menekankan keyakinannya bahwa pasangan ini akan membawa perubahan nyata dan kemajuan bagi daerah serta kesejahteraan masyarakat Sultra.

“Saya Agus Harimurti Yudhoyono Ketua Umum Partai Demokrat mengajak Bapak Ibu saudara-saudari sekalian memilih pasangan nomor urut 3,” kata AHY dalam video tersebut.

Program Unggulan LA-IDA untuk Sultra

Pasangan LA-IDA telah merumuskan 10 program unggulan yang akan menjadi acuan dalam menjalankan roda pemerintahan jika terpilih. Program-program tersebut dirancang untuk mewujudkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sultra.

Berikut adalah rincian program unggulan LA-IDA:

1. Program Sultra Beriman dan Berbudaya: Program ini bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan dan budaya di Sultra melalui berbagai program seperti pemberian insentif umrah gratis bagi guru TPA/Imam masjid dan pemuka agama lainnya, pembiayaan operasional rumah ibadah, pesantren, dan lembaga adat, serta pendirian pusat rumah budaya di setiap kabupaten/kota.

2. Program Sultra Cerdas: Program ini fokus pada peningkatan kualitas pendidikan di Sultra melalui pemberian beasiswa bagi siswa dan mahasiswa, peningkatan kapasitas guru, dan peningkatan sarana dan prasarana di satuan pendidikan.

3. Program Sultra Sehat: Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di Sultra melalui pembangunan rumah sakit dan rumah singgah, pemberian layanan kesehatan gratis, dan pemberian makanan bergizi bagi anak dan ibu hamil. Program ini juga akan meningkatkan insentif bagi tenaga kesehatan dan Kader Posyandu.

4. Program Sultra Produktif: Program ini fokus pada pengembangan ekonomi di Sultra melalui program-program seperti pengembangan UMKM, usaha rintisan baru, ekonomi kreatif, dan bantuan modal bagi kelompok usaha. Program ini juga akan memberikan bantuan penguatan kapasitas bagi seluruh BUMDes.

5. Program Sultra Mandiri Pangan: Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di Sultra melalui pemberian bantuan bibit, pupuk, pestisida, alat dan mesin, serta insentif bagi tenaga penyuluh pertanian, petani, peternak, dan nelayan. Program ini juga akan memberikan bantuan operasional sekolah pertanian rakyat (SPR) dan membentuk kawasan agropolitan di setiap kabupaten/kota.

6. Program Sultra Profesional: Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ASN dan non-ASN di Sultra melalui peningkatan TPP bagi ASN dan kenaikan gaji bagi non-ASN (pegawai, guru, tenaga kesehatan, teknis lainnya).

7. Program Sultra Peduli Kemanusiaan: Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu di Sultra melalui program bedah rumah dan kredit usaha dengan bunga nol persen.

8. Program Sultra Digitalisasi: Program ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan dan akses informasi di Sultra melalui program-program seperti e-government, kemudahan proses bantuan KUR, pembangunan menara seluler BTS di daerah terpencil, dan penyediaan hotspot internet gratis di seluruh wilayah.

9. Program Sultra Infrastruktur: Program ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur di Sultra melalui pembangunan stadion sepak bola bertaraf internasional, kawasan Sport Centre dan pusat ekonomi terpadu, pembangunan Sultra Convention and Religion Centre, serta peningkatan pembangunan dermaga, jalan, dan jembatan.

10. Program Sultra Aman dan Tertib: Program ini bertujuan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di Sultra melalui pembentukan posko bantuan hukum gratis di setiap kecamatan, pembentukan satgas mafia tanah, illegal mining, illegal fishing, dan illegal logging di setiap kabupaten/kota. (**)

Comment