Kampanye di Munse, Rifqi-Farid Janjikan Kesejahteraan Petani

KONKEP, EDISIINDONESIA.id – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Konawe Kepulauan (Konkep) Rifqi Saifullah Razak dan Muhammad Farid berjanji bakal sejahterakan para petani jika terpilih menahkodai pulau Wawonii. Hal ini disampaikan, saat menggelar kampanye dialogis di lapangan sepak bola munse, Sabtu, (19/10/2024).

Paslon berakronim Bersafari tersebut mengusung visi melanjutkan pembangunan pemerintahan yang lama, diantaranya melanjutkan pembangunan dalam sektor pertanian.

Calon Bupati Rifqi Saifullah Razak mengungkapkan, dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan pulau Wawonii, Bersafari berkomitmen memanfaatkan potensi pertanian, dengan mempersiapkan program khusus.

“Ada target program pertanian dan perikanan, saya menyebut itu “Pemuda Tani Milenial”, program ini fokus bagaimana meningkatkan sumber daya alam baik di darat maupun di laut,” ucap Rifqi Saifullah Razak.

Eks Anggota DPRD Sultra itu menjelaskan, program Pemuda Tani Milenial tidak hanya terfokus di darat namun juga mencangkup pemanfaatan sumber daya alam yang berada di laut. Untuk memaksimalkan kesejahteraan masyarakat, Bersafari akan mendirikan koperasi petani dan koperasi nelayan.

“Kedepan kita tidak ingin lagi mengimpor beras dan sayur mayur dari luar daerah, kenapa tidak kita produksi sendiri, kita suplai sendiri. Ini yang menjadi komitmen kami untuk meningkatkan sumber daya alam kita dalam sektor pertanian,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Muhammad Farid mengatakan, sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan sektor pertanian, Bersafari akan mengadakan bantuan bibit dan obat-obatan pertanian.

“Insya Allah jika kami terpilih, salah satu program kerja kami yang pertama akan mengadakan bantuan bibit pertanian. Insya Allah di tahun pertama dalam kepemimpinan kami,” paparnya.

Politisi partai Golkar itu juga berjanji jika Bersafari terpilih akan meningkatkan kesejahteraan hidup imam masjid, guru ngaji dan pemangku adat.

“Kami menaruh perhatian yang sangat besar terhadap Imam masjid, guru ngaji dan Bonto (pemangku adat) untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka, kami akan menaikkan gajinya. Dalam bidang kesehatan kami punya program satu desa satu perawat dan satu bidan,” tandasnya. (**)

Comment