KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) nomor urut 1, Ruksamin-Safei Kahar, menyinggung nasib tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Rumah Sakit Jantung Kendari dan Rumah Sakit di Raha.
Dalam debat kandidat yang digelar di Hotel Nirwana, Bau-bau, Sabtu (19/10/2024) malam, Ruksamin mempertanyakan nasib ratusan tenaga PPPK di RS Raha yang namanya hilang di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Muna.
Ruksamin menegaskan bahwa jika terpilih menjadi Gubernur Sultra, ia akan memprioritaskan penyelesaian permasalahan tenaga PPPK di RS Jantung Kendari dan RS Raha.
“Ini kan menjadi prioritas kita ke depan, kita akan selesaikan secepatnya jika kami diberi amanah jadi gubernur Sultra,” tegas Ruksamin.
Ruksamin juga menekankan komitmennya untuk hadir bagi masyarakat Sultra.
“Sepantasnyalah negara hadir untuk warganya dan jika kami diberi amanah maka saya dan pak Safei akan hadir untuk rakyat,” ucapnya.(**)
Comment