KOLAKA, EDISIINDONESIA.id – Dua petugas vendor PLN Kolaka, RS (62) dan FT (24), mengalami musibah saat hendak menyambungkan aliran listrik di Masjid Al-Hijrah, Kelurahan Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, pada Jumat (18/10/2024). Keduanya diduga tersengat aliran listrik Jalur Tegangan Menengah (JTM) saat berada di atap masjid.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 Wita. Saat itu, RS dan FT sedang naik ke atap masjid untuk menyambungkan kabel menuju tower Telkom Indosat di tiang listrik. Tanpa sengaja, RS menyentuh kabel JTM yang berada di atas kepala mereka. Kabel tersebut bermuatan listrik dan tempat pijakan kaki mereka terbuat dari besi/seng, sehingga diduga kuat keduanya tersengat aliran listrik.
Kapolsek Kolaka, Ipda Achmad Hidayat, membenarkan kejadian tersebut. “Keduanya diduga tersengat aliran listrik JTM saat berada di atap masjid,” jelasnya.
Masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut panik dan segera menghubungi Bhabinkantibmas Ulunggolaka. Bersama-sama, mereka mengevakuasi kedua korban yang saat itu lemas dan tak sadarkan diri.
“Kedua korban yang lemas dan tak sadarkan diri dievakuasi ke tempat yang aman. Sekitar pukul 20.00 Wita, korban dilarikan ke Rumah Sakit SMS Berjaya untuk mendapatkan perawatan,” ungkap Kapolsek.
Sayangnya, nyawa RS tidak tertolong dan ia meninggal dunia sekitar pukul 22.30 Wita. Sementara itu, FT masih dalam perawatan intensif di rumah sakit.
Pihak PLN Kolaka saat dihubungi media melalui WhatsApp belum memberikan keterangan pasti terkait kejadian tersebut.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan diri dalam melakukan pekerjaan, terutama yang berhubungan dengan aliran listrik. (**)
Comment