KONKEP, EDISIINDONESIA.id – Berangkat dari perhatian dan kepedulian terhadap warganya, dua Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Wawonii Timur Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) Sulawesi Tenggara (Sultra) kompak membangun fasilitas umum, Tempat Penguburan Umum (TPU).
Kedua Desa tersebut yakni Desa Wakadawu saat ini dijabat Arsali sebagai Kades dan Desa Butuea dijabat oleh Samsudin. Keduanya merupakan Kades definitif melalui pemilihan tahun 2022 lalu.
Arsali memaparkan, pembangunan TPU tersebut telah lama dinantikan warga Desa Wakadawu dan warga Desa Butuea bagaimana tidak, selama ini kedua Desa yang berada di Pulau Wawonii bagian timur itu belum memiliki fasilitas TPU sebagai kebutuhan vital masyarakat.
“Pembangunan TPU itu merupakan salah satu misi kami, jauh sebelum terpilih jadi Kepala Desa saya sudah berencana untuk membangun dan alhamdulillah di tahun ketiga ini bisa direalisasikan,” ucap Arsali, di Langara, Selasa (11/6/2024).
“Ini murni inisiatif kami, selama ini ketika ada keluarga yang meninggal dunia agak kerepotan mencari tempat penguburan,” sambungnya.
Lanjut Arsali, pembangunan fasilitas umum itu disambut baik oleh masyarakat dan telah disepakati bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), adapun sumber anggaran pembangunannya berasal dari Dana Desa (DD) dengan luas lahan kurang lebih satu hektare persegi.
“Rencananya, dalam waktu dekat kami akan melakukan penggusuran dan pembersihan lahan yang sudah kami bebaskan itu, kami akan menyewa alat berat untuk menumbangkan pohon-pohon kelapa didalamnya karena lahan itu merupakan kebun kelapa. Muda-mudahan cuaca bersahabat,” tuturnya.
Arsali menargetkan, pembangunan TPU yang berlokasi di Desa Wakadawu itu rampung tahun ini, kemudian dapat dipergunakan secara umum.
Sambung ia, pihaknya dan Kades Butuea membuka diri terhadap desa lain untuk join berkolaborasi dalam membangun fasilitas pendukung lainnya, sehingga mampu dikembangkan lebih luas.
“Bukan hal tidak mungkin desa tetangga kami Tekonea dan Saburano untuk tidak diikutkan dalam pembangunan fasilitas TPU ini, bukan cuman pembebasan lahan saja tetapi masih banyak pembangunan fasilitas lainnya seperti jalan dan juga pagar sehingga mereka bisa mengambil alih pekerjaan itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Samsuddin menjelaskan pembangunan TPU tersebut sebagai langkah konkrit Pemdes Butuea dan Wakadawu dalam menyediakan pelayanan dan fasilitas sebagai wujud pengabdian nyata.
Menurutnya, ada beberapa keluarga yang berada di dua Desa tidak memiliki lahan dekat perkampungan.
“Alhamdulillah masyarakat sangat mengapresiasi program ini kita sadari bahwa fasilitas seperti TPU merupakan satu kesatuan yang tidak terlepas dari kehidupan kita. Tak kalah ada keluarga yang dapat musibah tidak lagi kerepotan memikirkan tempat penguburan karena sudah disiapkan,” tutup Samsudin. (**)
Comment