Distribusi Logistik Pemilu Berakhir, KPU Buru Musnahkan Surat Suara Rusak

MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru, Maluku pemusnahan surat suara yang rusak dan kelebihan percetakan surat suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, di Halaman kantor KPU Buru, Selasa (13/2/2024).

Hal tersebut dilakukan setelah KPU Buru melakukan pendistribusian logistik Pemilu 2024 terakhir, yang didistribusikan ke daerah pemilihan (Dapil) I Kecamatan Namlea-Lilialy, pada Selasa (13/2/2024).

Pemusnahan surat suara yang rusak dan kelebihan percetakan surat suara dipimpin oleh Ketua KPU Buru, Munir Soamole dan disaksikan oleh Penjabat Bupati Buru, Djalaludin Salampessy, Kordiv Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Buru, Taufik Fanolong, Kapolres Pulau Buru, AKBP Nur Rahman, Dandim 1506 Namlea, Letkol Arhanud Agus Nur Pujianto dan Perwakilan Kejari Buru Kasi Intelijen Gustian Winanda serta komisioner KPU Kabupaten Buru.

Ketua KPU Buru, Munir Soamole, mengatakan bawah hasil sortir, ada 1.893 lembar surat suara yang tidak bisa digunakan untuk pemilihan tahun ini.

“Dengan rincian ada sebanyak 592 lembar dari DPR RI, 185 lembar surat suara Presiden/Wakil Presiden, 465 lembar dari Provinsi, 468 lembar DPRD kabupaten/kota dan 183 lembar DPD RI dan pelaksanaan kegiatan tersebut disaksikan oleh seluruh pihak terkait serta hari ini merupakan hari terakhir pendistribusian logistik di 82 desa,” ucapnya.

Pendistribusiannya ke 420 TPS, lanjutnya, bahwa pada hari H-3, telah dilakukan pendistribusian di 4 kecamatan yakni Kecamatan Fena Leisela, Air buaya, Batabual dan Kecamatan Lolong Guba.

Ia menjelaskan sementara pada H-2, di Kecamatan Waplau, Teluk Kaiely, Waeapo, dan Kecamatan Waelata.

“Dan H -3 ini merupakan hari terakhir, di Kecamatan Namlea dan Kecamatan Lilialy,” ungkapnya.

Sementara proses pengamanan Pemilu tahun 2024, pihak Polres Pulau Buru menurunkan personil dari polres, dari Polsek, didukung dengan personil Brimob, dan dari BKO Polda Maluku, serta stakeholder lainnya yakni dari TNI, dan pengamanan lainnya.

Untuk itu, Polres Pulau Buru terjunkan sebanyak 188 personil ditambah 100 yang pam TPS dari BKO Polda Maluku sehingga total keseluruhan anggota kepolisian sebanyak 288 personil.

Kemudian, ada tim tindak dari Kompi Brimob Namlea, sedangkan disiagakan di Polres 146 personil. (**)

Comment