KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kondisi cuaca ekstrem, hujan deras disertai angin kencang di Kota Kendari mengakibatkan sejumlah masalah utamanya pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik dan berdampak pada terhambatnya pasokan listrik.
Di tengah cuaca yang masih ekstrim tersebut, para petugas PLN tak surut dan terus gigih berupaya memulihkan pasokan listrik secara menyeluruh di Kendari.
Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kendari, Eko Riduwan mencatat, hingga Senin, 6 Maret 2023 Pukul 04.00 WITA ada sekitar 10 penyulang mengalami gangguan akibat pohon tumbang dan tiang patah di beberapa lokasi berbeda.
Saat ini, tersisa 4 penyulang dalam proses pemulihan. Dari total 114.965 pelanggan yang terdampak, PLN berhasil memulihkan 83.332 sambungan pelanggan yang terdampak di Kota Kendari dan sekitarnya.
Saat dikonfirmasi, Eko tak menampik kendala terbesar dalam pemulihan adalah cuaca yang masih belum bersahabat.
Namun begitu kata Dia, petugas tetap berusaha secara maksimal baik siang dan malam meski risiko didepan mata.
“Mengingat kondisi cuaca yang masih belum bersahabat, petugas kami masih terus melakukan upaya maksimal siang dan malam untuk melakukan penormalan,” Ujarnya.
Harapannya ditengah kondisi tersebut, warga dapat memberi support dan membantu petugas dengan doa.
Terpisah, seorang petugas PLN di Kendari, Jabal Nur tak menampik kondisi cuaca yang masih ekstrem serta kondisi medan yang berat, akibat pohon tumbang menjadi kendala serius penormalan.
Pohon tumbang tak hanya merusak kelistrikan namun juga upaya pemulihan karena akses jalan banyak yang tertutup akibat pohon tumbang.
“Kami terus bekerja siang dan malam untuk itu kami memohon doa kepada pelanggan agar kondisi kelistrikan Kota Kendari dan sekitarnya dapat pulih sepenuhnya,” ungkap Jabal Nur
Eko Riduwan pun menjelaskan PLN berkomitmen untuk terus berupaya menormalkan kembali jaringan listrik yang terdampak.
“Untuk mempercepat penanganan dampak cuaca buruk pada jaringan listrik, PLN mengajak partisipasi aktif dari masyarakat untuk turut serta dalam melaporkan potensi gangguan,” ujarnya.
“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada seluruh pelanggan PLN di Kota Kendari, mengingat kejadian serupa kerap terjadi serta melihat kondisi pohon milik masyarakat yang berada di sekitar jaringan sudah banyak yang relatif berumur, demi kenyamanan dan keselamatan bersama kami berharap agar pemilik pohon dapat berkoordinasi dengan PLN untuk mengamankan pohon yang berpotensi tumbang dan rubuh ke jaringan listrik,” tutup Eko Riduwan.
Pelanggan bisa menyampaikan informasi potensi gangguan dan kelistrikan lainnya melalui Aplikasi PLN Mobile atau dapat menghubungi Contact Center PLN di nomor 123. PLN menghimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan pada musim penghujan. (Dir)
Comment