Tiga Kru Helikopter Pemadam Karhutla Selamat Usai Jatuh di Sungai Barito

EDISIINDONESIA.id- Tiga awak helikopter jenis Eurocopter EC225LP Super Puma dengan nomor registrasi VH-HGM yang jatuh di Sungai Barito, Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat pada Minggu, 8 November 2026.

Ketiga awak tersebut adalah Michael John Betterridge (warga negara Australia), Hugh Andrew John Page (warga negara Selandia Baru), serta Yayan (warga negara Indonesia).

Berdasarkan laporan awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, insiden terjadi sekitar pukul 11.58 WITA. Demikian disampaikan Berton SP Panjaitan, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, saat dikonfirmasi pada Minggu siang.

“Ketiga orang awak berhasil dievakuasi, dan unit helikopter telah dipindahkan ke tepian sungai,” ujarnya.

Saat kejadian, helikopter itu sedang melaksanakan misi pengeboman air untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan. Insiden terjadi ketika pesawat sedang bermanuver setelah mengambil air menggunakan peralatan bambi bucket di Sungai Barito.

Helikopter tersebut merupakan milik pihak swasta yang dikontrak BNPB untuk mendukung operasi pemadaman karhutla. Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi telah menerima laporan pendahuluan terkait peristiwa ini. Sementara itu, tim masih menyusun laporan lengkap mengenai kronologi dan penyebab kecelakaan untuk disampaikan kepada publik dan pihak berwenang.(edisi/rmol)

Comment