KENDARI, EDISIINDONESIA.id— Perumda Air Minum Tirta Anoa Kendari mencatatkan kemajuan signifikan. Berdasarkan Laporan Hasil Evaluasi Kinerja dari BPKP RI Perwakilan Sultra, perusahaan resmi naik dari predikat “Sakit” menjadi “Kurang Sehat” pada penilaian Tahun Buku 2025.
Peningkatan ini terlihat jelas dari lonjakan nilai kinerja versi Indikator Kementerian PUPR: melonjak 42,4%, dari angka 1,65 (Sakit) pada 2024 menjadi 2,35 (Kurang Sehat) pada 2025.
Sementara itu, penilaian berdasarkan Indikator Kemendagri juga menunjukkan tren positif, naik 14,1% — dari 45,89 menjadi 52,37, tetap bertahan di kategori “Cukup”.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Anoa Kendari, Sukriyaman, S.Sos., menyambut baik capaian ini sebagai langkah awal transformasi.
“Setelah sekian lama berada dalam predikat ‘Sakit’, alhamdulillah peningkatan ini menjadi bukti nyata kami terus berbenah. Perubahan ini tak lepas dari arahan dan dukungan penuh Pemerintah Kota Kendari, khususnya Ibu Wali Kota Siska Karina Imran yang terus mendorong kami berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan publik,” ujar Sukriyaman.
Ia menegaskan perubahan status ini bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus melangkah menuju predikat “Sehat”. Melalui komitmen bertajuk “Menuju Sehat”, seluruh jajaran bertekad melanjutkan pembenahan infrastruktur, efisiensi manajemen, serta peningkatan responsivitas layanan demi memberikan akses air bersih yang andal dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Kendari.(**)
Comment