MUNA, EDISIINDONESIA.id – Aksi perusakan taman kota Raha di area Bypass kembali terjadi. Kali ini sebanyak 8 pot atau wadah yang digunakan untuk menanam bunga dengan ukuran besar milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muna dihancurkan oleh Orang Tak Dikenal (OTK).
Kepala DLH Muna, LM. Yakub, saat dikonfirmasi menyesalkan tindakan tersebut dan berencana akan melaporkannya di Kepolisian setempat.
“Saya sudah cek langsung pagi tadi. Tindakan perusakan itu kemungkinan besar terjadi tengah malam atau dini hari. Rencananya kami akan laporkan di Polsek Katobu,” ungkapnya, Selasa (18/8/2026).
Ia menyebutkan, kerugian materil diperkirakan sekitar Rp 14 Juta. Pihaknya berharap, kejadian seperti ini tidak lagi terulang kedepan.
“Harapan kami ada efek jera bagi pelaku. Susah payah taman kira jaga dan rawat. Materil dan tenaga juga tercurah disitu agar taman-taman kota lebih tertata dan indah, malah dihancurkan seperti ini,” kesalnya.
Kepala DLH Muna menaruh harapan besar serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan tidak melakukan pengrusakan.
“Letak pot-pot itu sama sekali tidak mengganggu. Justru menambah nilai keindahan. Kalau tidak bisa merawat paling tidak jangan merusak. Bagaimana daerah kita mau maju dan berkembang, jika ini terus terjadi.” Tandasnya. (**)
Comment