Silaturahmi Akbar KKMM Sultra, Sajian 1.228 Dulang Khas Muna Masuk Rekor MURI

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Ribuan masyarakat suku Muna memadati Lapangan Eks MTQ Kota Kendari pada Minggu (19/7/2026), dalam kegiatan Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara.

Kegiatan perdana ini mengusung tema “Merajut Persaudaraan, Melestarikan Adat dalam Semangat Kawunaha yang Luhur Menuju Indonesia Emas 2045”. Selain menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antarwarga Muna yang tersebar di wilayah Sultra, acara ini juga menjadi wadah penting pelestarian budaya serta tradisi leluhur.

Silaturahmi akbar tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Wali Kota Kendari, jajaran Forkopimda Provinsi dan Kota Kendari, Danrem 143/HO, Wakapolda Sultra, para akademisi, serta berbagai tokoh masyarakat dan pemuka adat.

Suasana semakin meriah dengan beragam atraksi budaya khas, mulai dari Haroa Bhalano, atraksi perkelahian kuda, seni Modero, tarian Lulo, hingga tarian Linda. Puncak acara ditandai dengan penyajian makanan khas Muna yang disajikan dalam 1.228 dulang.

Ketua KKMM Sultra sekaligus Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat ikatan persaudaraan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya warisan leluhur.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan sekaligus menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur,” ujarnya.

Darwin juga menegaskan bahwa KKMM Sultra berkomitmen penuh untuk bersinergi mendukung seluruh program pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara

“Kami berharap KKMM Sultra dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan Sulawesi Tenggara. Karena itu, kami siap berjalan bersama Bapak Gubernur membangun daerah ini,” tegasnya.

Ia pun berharap Pemerintah Provinsi dapat memberikan perhatian dan dukungan yang lebih besar kepada masyarakat Muna, termasuk dalam memperlancar pelaksanaan tugas pemerintah daerah.

“Kami berharap Bapak Gubernur memberikan perhatian kepada kami dalam memaksimalkan tugas-tugas kami untuk melayani masyarakat Muna yang ada di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

Sebagai daya tarik utama, penyajian 1.228 dulang makanan khas Muna yang dinikmati secara bersama-sama oleh seluruh peserta berhasil resmi mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Rekor ini sekaligus menjadi simbol nyata semangat kebersamaan dan dedikasi masyarakat Muna dalam melestarikan kekayaan budaya daerah.(**)

Comment