KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan persiapan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 yang mengusung tajuk “Harmoni Sultra”. Berbagai kegiatan menarik mulai dari olahraga, budaya, hingga hiburan kelas atas akan digelar padat mulai pertengahan hingga akhir April 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, memaparkan bahwa kemeriahan akan dimulai dengan turnamen tenis pada tanggal 17-23 April.
Sementara puncak acara akan berlangsung pada 24-27 April dengan berbagai agenda seperti senam aerobik bersama, rekreasi keluarga, hingga lomba olahraga tradisional seperti Kasti dan Hadang yang melibatkan partisipasi dari seluruh kabupaten/kota se-Sultra.
Gerakan Moral Bersepeda
Salah satu program unggulan yang digalakkan adalah Gerakan Moral Bersepeda setiap hari Kamis menuju Pulau Bokori. Inisiatif ini merupakan gagasan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, untuk mengkampanyekan efisiensi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Gerakan ini bersifat sukarela, namun diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hemat energi,” ujar Ridwan, Senin (6/4/2026).
Selain itu, akan digelar pula Festival Bokori yang menampilkan pameran UMKM, stan OPD, hingga festival kuliner yang didukung penuh oleh Bank Indonesia. Seluruh kegiatan ini dirancang untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Atraksi Sukhoi dan Artis Nasional
Puncak kemeriahan direncanakan sangat spektakuler pada malam hari tanggal 27 April. Masyarakat akan disuguhi penampilan artis ibu kota serta atraksi udara yang memukau melibatkan pesawat Sukhoi dari Mabes TNI Angkatan Udara.
Ridwan menegaskan bahwa biaya untuk atraksi pesawat tersebut sepenuhnya ditanggung oleh anggaran TNI, sehingga tidak menyentuh atau membebani APBD Provinsi Sultra.
Bantah Isu Anggaran Rp3,7 Miliar
Menanggapi isu yang beredar mengenai anggaran kegiatan yang mencapai Rp3,7 miliar, Ridwan Badallah dengan tegas menyebut hal tersebut adalah hoax atau tidak benar.
Ia menjelaskan, dukungan yang diterima berupa bentuk in-kind atau barang dan jasa, bukan uang tunai. Contohnya berupa jersey dari Bank Sultra, hadiah doorprize, hingga kebutuhan acara lainnya dari para sponsor.
“Itu hoax. Semua sponsor hadir dalam bentuk barang, bukan uang tunai. Kami mengedepankan kolaborasi dan transparansi dalam penyelenggaraan acara ini,” tegasnya.
Dengan tata kelola yang transparan dan dukungan berbagai pihak, HUT Sultra 2026 diproyeksikan menjadi perayaan yang meriah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).(**)
Comment