KOLTIM, EDISIINDONESIA.id – Wilayah Kabupaten Kolaka Timur dan Kabupaten Kolaka, diguncang gempa bumi tektonik pada Jumat (13/3/2026). Berdasarkan analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo 3,2.
Hasil analisis menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 4,07 Lintang Selatan dan 121,85 Bujur Timur. Lokasi gempa berada di darat, sekitar 8 kilometer di selatan wilayah Kolaka Timur, dengan kedalaman 4 kilometer.
Plt. Kepala Balai BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, menjelaskan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Berdasarkan estimasi peta guncangan (Shakemap) serta laporan dari masyarakat, gempa dirasakan di Kolaka Timur dengan intensitas III MMI dan di Kolaka pada skala II–III MMI.
Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seperti ada truk besar yang melintas. Pada siang hari getaran dapat dirasakan banyak orang di dalam rumah dan beberapa orang di luar rumah, serta dapat menyebabkan jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi.
Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” katanya.
Lebih lanjut, kata dia, hasil pemantauan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Informasi resmi terkait gempa bumi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi seperti media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, kanal Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi seluler InfoBMKG dan WRS-BMKG. (**)
Comment