KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Jumlah penumpang angkutan udara dan laut domestik di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Januari 2026 mengalami fluktuasi dibandingkan Desember 2025, Selasa (3/3/2026).
Secara umum, terjadi penurunan jumlah penumpang yang berangkat, baik melalui jalur udara maupun laut.
Pada sektor angkutan udara, jumlah penumpang domestik yang berangkat dari Sultra tercatat sebanyak 54.558 orang pada Januari 2026. Angka ini turun 9,67 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 60.397 orang.
Sementara itu, jumlah penumpang yang datang melalui angkutan udara juga mengalami penurunan sebesar 2,02 persen. Jika pada Desember tercatat sebanyak 60.009 orang, maka pada Januari jumlahnya menurun menjadi 58.797 orang.
Dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, penurunan jumlah penumpang udara ini diduga dipengaruhi oleh berakhirnya periode libur akhir tahun yang biasanya meningkatkan mobilitas masyarakat.
Di sektor angkutan laut domestik, jumlah penumpang yang berangkat pada Januari 2026 tercatat sebanyak 112.764 orang. Jumlah ini turun 9,34 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 124.385 orang.
Berbeda dengan penumpang berangkat, jumlah penumpang yang datang melalui jalur laut justru mengalami kenaikan sebesar 2,28 persen. Dari 119.914 orang pada Desember, meningkat menjadi 122.643 orang pada Januari 2026.
Sementara itu, aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan domestik menunjukkan tren yang beragam. Jumlah barang yang dibongkar dari kapal pada Januari 2026 tercatat sebesar 780.622 ton, naik 3,12 persen dibandingkan Desember 2025 yang sebesar 756.973 ton.
Namun, jumlah barang yang dimuat mengalami penurunan cukup signifikan. Pada Desember 2025 tercatat 2.245.628 ton, sedangkan pada Januari 2026 turun 28,17 persen menjadi 1.612.936 ton.
Data tersebut menunjukkan adanya perlambatan aktivitas pengiriman barang keluar daerah pada awal tahun, meski aktivitas bongkar barang dari luar daerah justru mengalami peningkatan. (**)
Comment