EDISIINDONESIA.id- Shayne Pattynama telah mengambil langkah penting dalam kariernya dengan menerima tawaran dari Persija Jakarta pada bursa transfer Januari 2026. Keputusan ini menandai babak baru bagi pemain berusia 27 tahun itu, yang sebelumnya selalu berkarier di luar negeri, dengan Buriram United sebagai klub terakhirnya.
Kedatangan Pattynama di BRI Super League 2025/2026 memiliki tujuan yang jelas, yaitu mendapatkan menit bermain reguler bersama Persija Jakarta. Namun, setelah sebulan berada di Jakarta, harapan tersebut belum terwujud. Ia bahkan harus bersaing ketat dengan pemain muda seperti Dony Tri Pamungkas.
Hingga saat ini, Shayne Pattynama belum sekalipun menjadi starter di Persija Jakarta. Pemain yang sebelumnya bermain untuk Viking FK itu baru tampil tiga kali, semuanya sebagai pemain pengganti di akhir babak kedua. Total, ia baru mencatatkan 30 menit bermain bersama Macan Kemayoran.
Ironisnya, Pattynama justru lebih sering terlihat dalam acara komersial Persija Jakarta daripada beraksi di lapangan sebagai starter. Situasi ini tentu menjadi perhatian serius.
Jika kondisi ini terus berlanjut, posisi pemain berdarah Belanda itu di Timnas Indonesia bisa terancam. Persaingan di posisi bek kiri Timnas Indonesia memang sangat ketat, dengan banyaknya pemain berkualitas seperti Calvin Verdonk, Nathan Tjoe-A-On, dan Dean James.
Selain itu, pemain-pemain seperti Pratama Arhan, Yance Sayuri, dan Dony Tri Pamungkas juga siap mengisi posisi tersebut jika diperlukan.(edisi/bola)
Comment