Janji Renovasi Mesjid Ditolak, Wabub Kolut Kritik Gubernur Sultra, ASR Memilih Bangun Sekolah

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Ketegangan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Wakil Bupati Kolaka Utara (Kolut) H. Jumarding semakin menjadi sorotan di media sosial.

Jumarding menuding Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) tidak memenuhi janji pembangunan jalan Batuh Puti-Perehu, namun tudingan itu muncul bersamaan dengan penolakan pengajuan anggaran renovasi mesjid yang pernah dijanjikannya kepada masyarakat Desa Koroha, Kecamatan Kodeoha

Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Sultra sekaligus saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwal Badallah (sering disapa Ridwan Badallah), mengungkapkan bahwa kekecewaan Wabub Kolut berasal dari penolakan proposal renovasi mesjid tersebut oleh gubernur.

“Dia mengajukan proposal renovasi mesjid di Kolaka Utara namun Pak Gubernur tidak menyetujui. Pak Gubernur lebih memilih membangun dua sekolah di Kolaka Utara yang dinilai memiliki manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Ridwan pada Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, proposal dengan anggaran Rp 560 juta tersebut telah diajukan pada Mei 2025, namun hingga kini belum mendapatkan persetujuan.

“Pak Jumardin memang telah berjanji akan merenovasi mesjid tersebut, yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Namun keputusan gubernur lebih mengutamakan pembangunan sekolah,” tambahnya.

Ridwan juga menyebutkan bahwa ini bukan kalinya Wabub Kolut mengeluarkan kritik terhadap pemerintah. Sebelumnya, ia pernah mengkritik Bupati Kolaka Utara Nurrahman Umar terkait pergantian Sekretaris Daerah.(**)

Comment