Jelang Ramadan, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Aman

EDISIINDONESIA.id – Pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan nasional berada dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadan yang akan datang.

Kepastian tersebut disampaikan dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Kamis (29/1/2026)

Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala BP BUMN Donny Oskaria, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.

Dalam rapat tersebut, pemerintah membahas penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna menjaga stabilitas inflasi menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah agar tetap sesuai dengan target anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Pembahasan difokuskan pada upaya menjamin kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan pangan selama bulan suci dan Idulfitri.

“Fokus utama diarahkan pada terjaminnya ketersediaan pasokan pangan antarwilayah, khususnya beras dan komoditas strategis lainnya, agar tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat,” tulis keterangan Instagram @sekretariat.kabinet.

Selain menjaga pasokan pangan, pemerintah juga menyiapkan berbagai stimulus ekonomi untuk menyambut hari raya, di antaranya melalui penyaluran bantuan sosial pangan serta pemberian diskon pada layanan transportasi udara, kereta api, laut, dan darat, termasuk penyesuaian tarif jalan tol.

Total anggaran yang dialokasikan untuk paket kebijakan tersebut diperkirakan mencapai Rp 13 triliun. Skema dan besaran insentif Lebaran tahun ini lebih besar dibandingkan kebijakan serupa pada periode sebelumnya.

Berbagai langkah tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas publik selama periode Ramadan dan Lebaran. (edisi/bs)

Comment