KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua mahasiswa Jurusan Geologi Universitas Halu Oleo (UHO) yang sebelumnya dilaporkan tersesat di hutan Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe. Kedua korban ditemukan dalam keadaan selamat pada Rabu (28/1/2026) pagi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kedua korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WITA, berjarak kurang lebih 5,4 kilometer ke arah barat daya dari titik terakhir yang diketahui atau Last Known Position (LKP).
“Korban ditemukan dalam kondisi selamat, selanjutnya langsung dievakuasi ke Puskesmas Amonggedo untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan,” ujar Amiruddin.
Dengan ditemukannya kedua korban, Operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap dua orang yang tersesat tersebut secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Adapun identitas korban yakni Taufik (22), warga BTN Villa Cantika Tawang Alun Kendari, dan Dimas (22), warga Jalan Mekar, lorong samping Puskesmas Mekar, Kota Kendari.
Dalam operasi pencarian, Tim SAR Gabungan melibatkan berbagai unsur, antara lain Staf Operasi dan Rescuer KPP Kendari, BPBD Konawe, Damkar Konawe, Polsek Meluhu, Babinsa, Fakultas Geologi UHO, serta masyarakat setempat.
Berbagai peralatan SAR juga dikerahkan, di antaranya rescue car, ambulans, motor trail, alat navigasi darat, drone thermal, peralatan medis dan evakuasi (PALSAR), serta peralatan komunikasi dan keselamatan lainnya.
Kronologis kejadian bermula pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 07.00 WITA, saat kegiatan kuliah lapangan mahasiswa Geologi UHO dilaksanakan di Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, dengan jumlah peserta 32 orang. Para peserta dibagi ke dalam kelompok kecil yang masing-masing beranggotakan dua orang.
Sekitar pukul 10.00 WITA, kedua korban masih sempat bertemu dengan rekan lainnya. Namun pada pukul 12.00 WITA, korban terakhir kali melakukan komunikasi sebelum akhirnya tidak dapat dihubungi dan tidak kembali ke titik kumpul yang telah disepakati. Upaya pencarian awal oleh rekan dan pihak terkait belum membuahkan hasil hingga laporan diterima oleh KPP Kendari.
Selama pelaksanaan operasi SAR, kondisi cuaca dilaporkan berawan dan berpotensi hujan, namun tidak menghalangi proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.(**)
Comment