Sejarah Baru UHO: Pasangan Perempuan Pertama Taklukan Pasangan Pria di Pemira BEM 2025

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Hasil resmi rekapitulasi Pemilihan Umum Raya (Pemira) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Halu Oleo (UHO) diumumkan pada Jumat (19/12/2025).

Komisi Pemilihan Umum Raya Mahasiswa (KPURM) mengumumkan bahwa pasangan calon nomor urut 3, Fitriyah Nurainun Natiq Mapatarani – Nia Astarina, meraih suara terbanyak dan menang telak.

Paslon Fitriyah–Nia menduduki posisi pertama dengan perolehan 9.390 suara. Di posisi kedua adalah pasangan nomor urut 2, Muhammad Fauzan Muhaimin Purnaramadhan – Hermin, dengan total 6.666 suara.

Sementara itu, pasangan nomor urut 4, La Ode Aprianto Yusuf – La Ode Muhammad Amal Muliyawan, berada di peringkat ketiga dengan 5.022 suara, diikuti pasangan nomor urut 1, Rahmat Hidayat – Nisrawati, yang memperoleh 4.657 suara. Pasangan nomor urut 5, Argan – Fadillah Ilmiah, menempati posisi terakhir dengan hanya 237 suara.

Ketua Panitia Kerja (Panja) Pemira UHO, Prof. Amrullah Pagala, menyampaikan bahwa Pemira BEM UHO 2025 diikuti oleh sekitar 36.000 mahasiswa yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Dari jumlah tersebut, sekitar 26.000 mahasiswa menggunakan hak pilihnya melalui sistem e-voting, mencapai tingkat partisipasi sebesar 72,34 persen.

“Berdasarkan hasil rekapitulasi resmi dari Pustik, DPT sekitar 36 ribu dan suara yang masuk sekitar 26 ribu, jadi partisipasi mencapai 72,34 persen,” ujar Amrullah saat ditemui di Gedung Kuning UHO.

Ia menegaskan bahwa pasangan nomor urut 3 memang memperoleh suara tertinggi dengan 9.390 suara, sehingga dipastikan akan menjabat sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM UHO selama satu tahun ke depan.

Lebih penting lagi, Prof. Amrullah menambahkan bahwa hasil Pemira ini mencatatkan sejarah baru bagi UHO.

Untuk pertama kalinya, kepemimpinan lembaga eksekutif mahasiswa tertinggi di kampus tersebut diraih oleh pasangan yang keduanya merupakan perempuan, yang berhasil menaklukan semua pasangan saingan yang memiliki angggota laki-laki.

Dengan kepemimpinan baru ini, Fitriyah–Nia diharapkan dapat menjadikan BEM UHO sebagai inkubator yang hidup untuk memperkuat kehidupan kampus.(**)

Comment