KONAWE, EDISIINDONESIA.id- Pemerintah Kabupaten Konawe menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan dengan menggelar acara sosialisasi dan peluncuran tujuh program inovatif.
Program-program ini merupakan hasil karya dari tujuh pejabat administrator yang tengah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XIX tahun 2025. Acara yang berlangsung pada hari Jumat ini, dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan, dan dihadiri oleh berbagai perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Konawe.
Dalam sambutannya, Sekda Konawe menyampaikan apresiasi atas inovasi yang digagas oleh para peserta PKA. Ia menekankan bahwa inovasi ini mencerminkan peningkatan kualitas pejabat Pemkab Konawe dan akan berdampak positif pada kemajuan daerah.
Ferdinand Sapan juga berharap agar program-program ini tidak hanya menjadi konsep, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata di OPD masing-masing.
Berikut adalah daftar tujuh pejabat administrator Pemkab Konawe beserta program inovasi yang mereka usung:
1. Rianti, S.Pt (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan): Mengembangkan program “Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Melalui Pemanfaatan Jerami Padi Menjadi Silase Pakan Ternak Terpadu (SIPANDU)” untuk meningkatkan nilai ekonomi limbah pertanian sebagai pakan ternak.
2. Abed Nego Limbong, SE., MM (BKPSDM): Mengangkat tema “Pemanfaatan SIMP3K (Sistem Informasi Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)” untuk pengelolaan data kepegawaian berbasis digital.
3. Andi Muhammad Idris, SE (Dinas Koperasi dan UKM): Mengusulkan inovasi “Pengelolaan Data Koperasi melalui Sistem Informasi Data Administrasi Koperasi (SIDAK)” untuk menciptakan sistem pendataan koperasi yang akurat dan terintegrasi.
4. La Ode Muhamad Adnan, SE (Sekretariat Daerah): Menghadirkan inovasi “Peningkatan Kinerja PPK melalui Pemanfaatan Platform Digital E-Monev (MONALISA) dalam Pengendalian Kontrak Pengadaan Barang/Jasa” untuk transparansi pengadaan.
5. Mahbub Fauzi, S.Pd.I (Dinas Komunikasi dan Informatika): Mengembangkan program “PINDARA KONAWE (Pemerintahan Digital Terintegrasi Konawe)” untuk memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital.
6. Robin Hermansah, S.Si., MM (Dinas Ketahanan Pangan): Membawa aksi perubahan berjudul “PADITA KONAWE (Pasar Pangan Digital Terjangkau Konawe)” untuk memperluas akses masyarakat terhadap pangan murah melalui platform digital.
7. Sumarto, ST (Sekretariat Daerah): Memperkenalkan inovasi “Digitalisasi Sistem Informasi Batas Desa (SI-BATAS)” untuk meningkatkan akurasi data batas wilayah desa dan meminimalkan konflik administratif.(**)
Comment