Desa Wisata Namu Tembus 15 Besar Nasional, Potensi Besar di Balik Keterbatasan

KONSEP, EDISIINDONESIA.id – Desa Wisata Namu kembali mencuri perhatian nasional setelah berhasil menembus 15 besar Desa Wisata Terbaik dalam ajang Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025 yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Desa yang berada di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan ini kini memasuki tahap akhir penilaian berupa visitasi lapangan oleh tim juri nasional.

Visitasi lapangan dilakukan sebagai pembuktian terhadap dokumen dan jawaban yang telah disampaikan dalam tahap asesmen sebelumnya.

Tim juri yang hadir di Desa Wisata Namu adalah Ary Suhandi dari Kementerian Pariwisata dan M. Husen Hutagalung sebagai juri eksternal.

Dalam kunjungannya, tim juri menilai Desa Wisata Namu mampu berkembang berkat kekuatan potensi yang dimiliki meski dengan segala keterbatasan.

Mereka juga mengapresiasi kekompakan antara pemerintah desa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan pengelola desa wisata.

“Kami melihat kesadaran wisata di masyarakat sudah tumbuh. Jangan terlalu larut dengan keterbatasan. Potensi Namu ini besar kalau dikelola dengan serius dan konsisten,” kata Ary Suhandi.

Ia menilai akses jalan dan jaringan komunikasi yang masih terbatas bukan alasan untuk berhenti bergerak, karena faktanya wisatawan tetap datang ke Namu.

Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa daya tarik wisata Namu kuat dan punya peluang besar berkembang lebih jauh.

Sementara itu, M. Husen Hutagalung menilai Desa Wisata Namu telah menunjukkan identitas yang kuat, terutama karena berani mengambil posisi sebagai destinasi wisata berbasis konservasi.

“Masalah akses itu bisa dikejar pelan-pelan. Yang penting Namu ini punya karakter kuat. Alamnya unik, masyarakatnya ramah, dan semangat pengelolaan wisatanya terasa. Tidak semua desa wisata punya atmosfer seperti ini,” ujarnya.

Selama dua hari melakukan penilaian lapangan, para juri berpesan agar Namu tetap menjaga konsistensi dalam pengembangan desa wisata. Menurut mereka, keterbatasan bukan hambatan selama komitmen dibangun bersama dan arah pengembangan tetap jelas.

Desa Wisata Namu menjadi satu-satunya wakil dari Sulawesi Tenggara sekaligus wakil Sulawesi di ajang WIA 2025. Tahun ini merupakan tahun pertama pelaksanaan WIA yang merupakan penyempurnaan dari program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

Dengan prestasi ini, Desa Wisata Namu mencatat sejarah sebagai desa wisata pertama dari Sultra yang berhasil menembus 15 besar nasional dalam ajang tersebut.

Saat ini, Desa Wisata Namu tinggal menunggu hasil akhir kompetisi yang akan diumumkan pada malam penganugerahan atau awarding WIA 2025 yang dijadwalkan berlangsung awal Desember di Jakarta.(**)

Comment