KENDARI, EDISIINDONESIA.id – RSUD Kota Kendari melalui Satuan Pengawas Internal (SPI) melaksanakan evaluasi kinerja staf rumah sakit sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien. Tahun ini, penilaian difokuskan pada tenaga perawat di unit perawatan intensif (ICU).
Ketua SPI RSUD Kendari, dr. Hilma Yuniar Thamrin, menjelaskan bahwa evaluasi bukan sekadar menilai secara administratif, tetapi juga untuk menumbuhkan budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan pasien dan profesionalisme tenaga kesehatan.
“Tingkat keselamatan dan kenyamanan pasien adalah cerminan kualitas pelayanan rumah sakit,” ujarnya, Rabu (24/9/2025).
Proses penilaian berlangsung selama sebulan, mulai 1–31 Agustus 2025, dengan indikator seperti kompetensi kinerja, disiplin, kejujuran, kerja sama tim, komunikasi, dan kepedulian terhadap pasien.
Penilaian dilakukan melalui observasi, wawancara, serta umpan balik dari pasien dan keluarga.
Dari hasil evaluasi, tiga perawat ICU ditetapkan sebagai tenaga terbaik, yaitu Rendianita, Kamaruddin, dan Elking Adri Ediyanto.
Mereka dinilai mampu menunjukkan dedikasi tinggi, pelayanan yang cepat tanggap, serta komunikasi yang baik dengan pasien maupun rekan kerja.(**)
Comment