Malam Api Unggun Semarakkan Puncak Retreat Pelantikan Majelis Cabang dan Kwartir Gerakan Pramuka Konawe

KONAWE, EDISIINDONESIA.id – Malam api unggun menjadi puncak perayaan dalam rangkaian retreat pelantikan Majelis Cabang dan Kwartir Gerakan Pramuka Kabupaten Konawe. Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, beserta Wakil Bupati Konawe.

Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menekankan pentingnya penanaman nilai kepedulian lingkungan sejak dini kepada generasi muda, khususnya anggota pramuka. Beliau mengingatkan agar pramuka menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan, selaras dengan program pemerintah daerah untuk meraih penghargaan Adipura.

“Kami bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mewujudkan penilaian Adipura. Program ini menjadi prioritas utama, selain upaya pembangunan dan penataan kota Konawe,” kata Bupati Yusran.

Wakil Bupati Konawe menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati dalam acara tersebut. Menurutnya, momen ini mencatatkan sejarah baru sekaligus menjadi penyemangat bagi gerakan pramuka di Konawe.

“Kehadiran Bupati dalam kegiatan pramuka merupakan yang pertama kalinya. Ini menandakan komitmen kita untuk menghidupkan kembali semangat pramuka di Konawe,” ujarnya.

Malam api unggun yang penuh keakraban ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreativitas pramuka, yel-yel, dan doa bersama. Para peserta retreat secara serentak menyalakan obor sebelum api unggun dinyalakan.

Wakil Ketua Kwarcab bidang Perencanaan dan Pengembangan, Saripin, menyampaikan kata bertuah. Ia menegaskan bahwa tradisi api unggun adalah bagian penting dari kegiatan pramuka yang mengandung nilai kebersamaan, semangat, dan pembelajaran.

“Api unggun bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga menjadi ajang refleksi dan penguatan karakter bagi setiap anggota pramuka. Pengalaman malam ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi kita semua,” tutur Saripin.

Saripin juga menambahkan bahwa kepengurusan kwartir cabang Konawe saat ini mencatatkan sejarah tersendiri, karena baru pertama kali terjadi di Sulawesi Tenggara. Ia berharap pramuka dapat terus menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa nasionalis.

Suasana malam yang hangat semakin mempertegas komitmen pemerintah daerah bersama Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang peduli lingkungan, cinta tanah air, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.(**)

Comment