KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Wali Kota Kendari Siska Karina Imran akan segera merealisasikan janji kampanyenya terkait dana Rp100 juta per RT.
Hal ini akan dilakukan setelah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai payung hukum ditetapkan bulan Agustus 2025 mendatang.
“Serta petunjuk teknis dan pelaksanaan selesai dibuat tahun 2025 ini, ” Ujar Siska dalam ekspose 100 hari kinerja Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Wakil Wali Kota Sudirman.
Dimana, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Prof Akmal Malik dan diikuti ribuan RT/RW se-Kkta Kendari, Selasa (10/6/2025).
Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Kendari didampingi Wakil Wali Kota Kendari Sudirman dan menyampaikan kinerja yang telah dilakukan pasca dilantik oleh presiden 20 Februari 2025 lalu.
Wali Kota mengaku kinerja 100 hari ini merupakan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari legislatif, eksekutif dan yudikatif termasuk media massa.
Persentase kinerja dimulai maslah dan tantangan yang harus diselesaikan yakni, banjir dan genangan, sampah tidak terkelola baik, infrastruktur jalan tidak memadai, pengendalian inflasi dan belum terpenuhinya kebutuhan air bersih.
Dari tata kelola pemerintahan Wali Kota Kendari siap menciptakan transparansi pengelolaan APBD, termasuk utang yang harus dibayar.
“Perlu kami sampaikan secara, terbuka transparan dan semua masyarakat Kota Kendari harus tahu, bahwa Pemerintah Kota Kendari memiliki utang senilai Rp542, 81 miliar dan Alhamdulillah di kepemimpinan saya dan pak Sudirman sudah membayar utang kurang lebih Rp76,15 miliar,” ungkapnya.
Kemudian wali Kota Kendari memaparkan upaya peningkatan PAD, penanganan banjir dan sampah dan air bersih, penanganan stunting, perbaikan infrastruktur jalan, penyerahan bantuan sosial, kesehatan dan pendidikan, termasuk merealisasikan janji politik bantuan UMKM sebesar Rp5 juta tanpa bunga dan agunan. (**)
Comment