KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Liburan yang seharusnya menjadi momen menyenangkan di Pantai Nambo, Kota Kendari, berubah menjadi duka mendalam.
Bagaimana tidak, seorang anak laki-laki bernama Nuzul Ramadhan (12), yang dilaporkan hilang sejak Senin sore 8 April 2025, akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa oleh Tim SAR Gabungan pada Selasa pagi (9/04/2025) sekitar pukul 08.40 Wita.
Korban ditemukan mengapung sekitar 20 meter dari titik terakhir ia terlihat. Jenazah Nuzul kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., melalui Kasi Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, mengonfirmasi penutupan operasi SAR usai korban ditemukan.
“Dengan telah ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia, operasi SAR terhadap satu orang anak yang diduga tenggelam di kolam Pantai Wisata Nambo dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” ujar Wahyudi dalam keterangan resminya.
Diketahui sebelumnya, peristiwa tragis ini bermula ketika korban datang ke pantai bersama pamannya pada Senin 8 April 2025 sekitar pukul 16.00 Wita. Namun saat pamannya pulang, korban tidak ikut serta.
Seorang saksi terakhir melihat Nuzul duduk di pinggir kolam. Dugaan kuat menyebutkan korban terpeleset dan jatuh ke dalam kolam, lalu tenggelam.
Pencarian awal sempat dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya Basarnas Kendari menerima laporan dan langsung mengerahkan Tim SAR.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur seperti Staf Operasi dan Rescuer KPP Kendari, Polairud Polda Sultra, Polsek Abeli, Puskesmas Nambo, Tagana Sultra, serta masyarakat dan keluarga korban. Koordinasi yang solid antar lembaga berhasil mempercepat proses penemuan korban.(**)
Comment