Ini Penyebab Munculnya Stretch Mark yang Sering Dialami Ibu Hamil

EDISIINDONESIA.id – Salah satu keluhan yang sering dirasakan oleh ibu pada saat sedang mengandung ialah munculnya Stretch Mark, di area-area tubuh tertentu.

Biasanya, Stretch Mark bisa muncul dibeberapa area tubuh, seperti bokong, perut, paha, lengan atas, hingga dada.

Namun, munculnya Stretch Mark di bagian tubuh ibu hamil, tidak perlu terlalu dikhawatirkan, karena tidak berpengaruh terhadap kesehatan atau perkembangan janin.

Tapi, apa sih sebenarnya penyebab dari Stretch Mark yang sering dialami oleh ibu hamil? Berikut penjelasannya:

Dilansir dari beberapa sumber, Stretch Mark sendiri biasanya terjadi akibat adanya peregangan kulit yang cepat, dan melebihi kemampuan elastisitas kulit.

Pada umumnya, gejala Stretch Mark yaitu munculnya garis-garis halus berwarna merah, putih, ataupun merah muda dibeberapa bagian tubuh.

Adapun faktor penyebab Stretch Mark ialah karena kadar hormon kortisol yang meningkat, yaitu kadar yang melemahkan fiber elastis kulit, dan kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan.

Selain itu, Stretch Mark juga bisa muncul karena peregangan pada kulit akibat pembesaran perut ataupun keinakan berat badan setiap trimester, serta genetik atau riwayat dari keluarga.

Selanjutnya, fakto lain yang bisa menjadi penyebab timbulnya Stretch Mark yaitu hamil bayi kembar atau taksiran berat janin yang tinggi, kehamilan dengan cairan ketuban berlebih, hingga hamil diusia muda yang membuat kulit lebih banyak mengalami peregangan.

Lebih lanjut, kendati keberadaan Stretch Mark di bagian tubuh dirasa mengganggu, namun Stretch Mark bisa memudar dengan sendirinya.

Biasanya, Stretch Mark yang dialami oleh ibu hamil dapat memudar sekitar 6 sampai 12 pasca melahirkan.

Dimana, guratan yang semula berwarna kemerahan, akan berangsur memudar menjadi lebih terang, dibandingkan dengan warna kulit yang ada disekitarnya.

Oleh karena itu, ibu hamil tidak perlu merasa khawatir, apabila muncul Stretch Mark atau garis-garis di bagian tubuh ibu selama kehaliman berlangsung. (edisi/pojoksatu)

Comment