STIE 66 Kendari Gelar Pelatihan Buku Ajar dan Buku Referensi untuk Dosen

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran, STIE 66 Kendari menggelar pelatihan buku ajar dan buku referensi.

Pelatihan ini diadakan di Ruang Rapat STIE 66 Kendari dan diikuti oleh 50 peserta, terdiri dari dosen STIE 66 serta beberapa dosen dari perguruan tinggi lain. Kegiatan ini berlangsung pada 3-4 September 2024.

Seorang dosen Universitas Nasional Jakarta dan juga penulis 50 judul buku, Prof. Dr. Wahyu Wibowo, menjadi salah satu pembicara utama dalam pelatihan ini.

Prof. Dr. Wahyu Wibowo menekankan pentingnya buku ajar berkualitas untuk memastikan proses belajar mengajar yang efektif dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan terkini.

“Kualitas buku ajar sangat mempengaruhi hasil belajar mahasiswa. Oleh karena itu, dosen harus terus meningkatkan kemampuan mereka dalam menulis dan mengembangkan buku ajar,” ujar Prof. Wahyu

Di sisi lain, Ketua Panitia pelatihan, Dr. Abdul Razak, SE. M.S, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dosen tentang penulisan dan pengembangan buku ajar yang efektif.

Selain itu, pelatihan ini juga memberikan keterampilan praktis dalam menyusun buku ajar yang sesuai dengan kurikulum, serta kemampuan untuk mengevaluasi dan merevisi buku ajar yang sudah ada.

“Kami berharap, melalui pelatihan ini, para dosen dapat menghasilkan buku ajar yang tidak hanya memenuhi standar akademik tetapi juga menarik bagi mahasiswa,” ujarnya.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini mencakup berbagai aspek penulisan buku ajar, mulai dari bentuk dan format, kebahasaan, hingga teknik publikasi. Peserta juga dibekali dengan pengetahuan terbaru mengenai metodologi dan teknologi pendidikan yang dapat diterapkan dalam buku ajar.

Pelatihan ini diadakan dengan metode yang interaktif, seperti presentasi, diskusi, workshop, serta simulasi penulisan buku ajar. Peserta juga diajak untuk melakukan studi kasus dan evaluasi materi yang telah mereka buat.

Diharapkan, pelatihan ini akan menghasilkan pemahaman yang lebih baik bagi para dosen mengenai struktur dan komponen buku ajar. Selain itu, beberapa rencana pengembangan buku ajar baru diharapkan akan terbentuk berdasarkan teknik penulisan yang telah dipelajari.

Pelatihan yang didanai oleh anggaran rutin STIE 66 Kendari ini merupakan salah satu langkah konkret institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi tenaga pengajar.

Dengan pelatihan ini, diharapkan seluruh mata kuliah di STIE 66 Kendari akan memiliki buku ajar dan buku referensi yang sesuai dengan standar akademik dan kebutuhan mahasiswa. (**)

Comment