Kunjungi Puskesmas Lepo-lepo Kendari, Wapres RI Pantau Penanganan Stunting

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) K.H. Ma’ruf Amin bersama Hj. Wury Ma’ruf Amin berkunjung di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Lepo-Lepo, Kota Kendari, Kamis (21/3/2024).

Dalam kunjungan ini, Wapres RI didampingi oleh Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, Pj. Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, Kadis Kesehatan Provinsi Sultra, Plt Kadis Kesehatan Kota Kendari dan Kepala OPD lainnya.

Setiba di Puskesmas Lepo-Lepo, Wapres RI bersama istri langsung meninjau pelaksanaan Pos Layanan Terpadu (Posyandu) di Puskesmas Lepo-Lepo Kendari.

Setelah meninjau pelaksanaan Posyandu, kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan bersalaman dengan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan dan Puskesmas Lepo-Lepo, dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Bandara Halu Oleo Kembali ke Jakarta.

Kepala Puskesmas Lepo-Lepo, drg. Eka Sulistianingrum mengatakan, bahwa kunjungan Wapres tadi terkait bagaimana penanganan stunting yang dilakukan oleh Puskesmas Lepo-Lepo, karena penanganan stunting untuk intervensi spesifik yang dilakukan puskesmas itu diadakan secara rutin di Posyandu pada hari Minggu.

“Jadi tadi yang dilihat bagaimana proses pelayanan di Posyandu dalam rangka penanggulangan stunting khususnya di Kecamatan Baruga,” ujarnya.

Selain itu juga, Kepala Puskesmas Lepo-Lepo mengungkapkan, di Puskesmas Lepo-Lepo itu ada 18 Posyandu yang tersebar di 4 Kelurahan yakni Kelurahan Lepo-Lepo, Kelurahan Watubangga, Kelurahan Wundudopi, dan Kelurahan Baruga.

“Dan jumlah stunting di wilayah kerja kami ada 23 anak per bulan Februari 2024 dan sebagian besar mereka stunting karena penyakit bawaan,” bebernya.

“Karena mereka punya penyakit yang memang tidak bisa disembuhkan seperti dia kelainan, dia down syndrome jadi ada beberapa yang down syndrome dan memang pertumbuhan dan perkembangan tidak seperti anak pada umumnya,” pungkasnya. (**)

Comment