Pastikan Ketersediaan Stok dan Stabilitas Harga Bapok, Pemkab Bombana Sidak Pasar

BOMBANA, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana lakukan sidak pasar demi memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok yang terus mengalami kenaikan sejak awal menjelang ramadhan, Sabtu (16/03/2024).

Diketahui sejak menjelang bulan suci Ramadhan 1445 H beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga. Hal tersebut tidak hanya terjadi di Bombana tetapi juga terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan itu Sekretaris Daerah (Sekda) Man Arfa di dampingi beberapa kadis dan asisten 1 Setda Bombana tengah mengunjungi beberapa pedagang di salah satu pasar tradisional kabupaten Bombana.

Sidak ketersediaan Stok dan Harga Kebutuhan pokok oleh bpk sekda di dampingi oleh Kadis Perindag dan staf, Kadis Perhubungan, Asisten 1 setda, Kabag Ekonomi.

Dari keterangan tersebut diketahui beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga diantaranya Beras naik dari harga Rp.780 ribu menjadi Rp.800 ribu.

Kemudian, Telur dari harga Rp.50 ribu menjadi Rp.65 ribu, Tomat dari dari Rp.5 ribu menjadi Rp.14 ribu, Gula merah naik dari harga Rp.10 ribu menjadi Rp.22 ribu perbiji, bawang merah dan bawang putih masih tetap Rp.40 ribu per kilo.

Lanjut, cabai besar naik dari harga Rp.20 ribu menjadi Rp.45 tibu, cabai kriting tetap Rp.50 ribu, cabai rawit naik dari Rp.50 ribu menjadi Rp.30 ribu, gula pasir naik dari Rp.15 ribu menjadi Rp.17 ribu.

Sementara untuk harga udang bervariasi rata-rata naik Rp.20 ribu dari harga standar, Ayam turun dari Rp.36.100 naik menjadi Rp.30 ribu perkilo, minyak goreng sedap naik dari Rp.16 ribu menjadi Rp.18 ribu. (**)

Comment