BOMBANA, EDISIINDONESIA.id – Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan kunjungan ke Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Selasa (6/1/2024).
Agenda kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelayanan publik pada Dinas Pertanian Bombana, mulai dari sarana dan prasarana, hingga memeriksa jenis-jenis pelayanan publik yang dilaksanakan.
“Pelayanan publik yang berkualitas perlu memperhatikan beberapa aspek, diantaranya adalah kebijakan pelayanan publik, profesionalisme, SDM, sarana dan prasarana, sistem informasi pelayanan publik, mekanisme konsultasi dan pengaduan serta inovasi pelayanan publik,” terang Ketua Ombudsman Sultra, Mastri Susilo.
Ia menyampaikan, inovasi pelayanan publik berbasis teknologi yang diterapkan untuk mempercepat proses layanan juga harus tepat sasaran dengan memahami geografis masyarakat penerima layanan. Sehingga, inovasi layanan dapat berdampak langsung kepada masyarakat, dan output yang diberikan benar-benar dapat memuaskan para penerima layanan.
Pihaknya juga berpesan, survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) terhadap pelayanan publik yang diberikan juga harus dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan.
“Karena dapat dijadikan sebagai tolak ukur dan bahan evaluasi apakah pelayanan publik yang diberikan sudah cukup baik dan berkualitas,” pungkas Mastri.
Kepala Dinas Pertanian Bombana, Muhammad Siarah menilai, bimbingan dan arahan dari Ombudsman sangat bermanfaat bagi instansi yang dipimpinnya itu.
“Dengan adanya kunjungan ini, maka pelayanan publik yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bombana kedepannya semakin baik dan berkualitas,” harapnya.
Kepala Dinas Pertanian Bombana juga menginformasikan, beberapa pelayanan publik yang dilaksanakan saat ini diantaranya pelayanan rekomendasi BBM bersubsidi, pelayanan kesehatan hewan peliharaan, asuransi usaha tani ternak/padi. (**)
Comment