Foto sebelum Hijrah Diumbar Lagi Usai Usulkan Capres Mengaji, Kartika Putri: Hargai Proses Hijrah Saya

EDISIINDONESIA.id – Kartika Putri merasa kesal atas ulah netizen yang menentang idenya calon presiden (capres) mengaji. Pasalnya, foto lamanya sebelum hijrah tanpa hijab diviralnya.

Kartika Putri merasa aneh, perbedaan pendapat soal capres mengaji malah berujung aib masa lalu sebelum berhijab diviralkan lagi.

Kartika Putri menjelaskan usulannya soal mengaji hal yang wajar karena ketiga paslon capres dan cawapres semuanya muslim.

“Lalu salahnya sama ngaji? Islam kitabnya Alquran dan muslim diperintahkan Pancasila, sila pertama itu, ‘Ketuhanan yang Maha Esa’ wajib memeluk agama loh,” ungkap di laman Instagram Story-nya, Jumat, 26 Januari 2024.

Dia mengatakan hal yang jelas bahwa politik berkaitan sama agama. “Buktinya aja dilantik, pasti disumpah pakai Alquran kan buat yang muslim, hayoo,” sambungnya.

Istri Habib Usman ini mengapa ada netizen mengaitkan masalah mengaji dengan kelakuan.

“Itu kan oknum lagi juga hubungannya apa? Kenapa yang ngaji dan baik enggak dilihat malah dilihat yang oknumnya hehe. Lucu banget deh kalian semua,” tukasnya.

Dia menjelaskan soal capres mengaji sama sekali tidak digubris satupun paslon. Lalu mengapa yang marah netizen.

“Lah kenapa harus ngamuk sampai ngeluarin foto orang sebelum hijrah. Justru kelihatan banget kualitas manusianya. Jadi kelihatan juga apa yang dikhawatirkan. Kalian yang seperti kelihatan tidak bertoleransi perbedaan,” tuturnya.

Pun, dia mengatakan yang marah kebanyakan orang yang menyalahi kodrat. “Tidak ikut syariat. Suka berkata kotor dan jorok, sarkas. Membully tanpa ilmu yang tepat, tidak ada rasa toleransi,” sebutnya.

“Dan merasa paling suci sehingga bisa menjatuhkan orang yang sedang berproses berhijrah dengan memposting lagi foto lama,” sambungnya.
Kartika mengatakan dirinya belum sempurna dan masih fakir ilmu, tapi dirinya sedang memperbaiki diri, dan kehidupanya.

Dia mengatakan tak masalah dihujat, namun jangan foto lamanya diviralkan. “Kalau enggak suka enggak apa-apa banget,” tegasnya.

“Marah silahkan, hina boleh asal jangan mengumbar foto lama saya, saya tidak ikhlas. Tolong hargai proses hijrah saya yang tidaklah mudah,” ungkapnya.

Dia hanya bisa bingung ketika belum menentukan pilihan saja sudah heboh hanya gegara capres mengaji.

“Gimana kalau sudah? Gimana kalau sudah, ngeri banget sama oknum-oknum ini,” pungkas Kartika Putri. (edisi/pojoksatu)

Comment