JAKARTA, EDISIINDONESIA.id – Kabar tunjangan kinerja atau Tukin PNS bakal hapus oleh pemerintah saat ini sedang beredar.
Pembahasan terkait skema baru pemberian tukin bagi PNS saat ini sedang terus digarap oleh pemerintah sebagaimana usul dari Menpan Rb Azwar Anas.
Dengan adanya skema baru dari Menpan RB Azwar Anas pemberian tukin atau tunjangan kinerja kepada PNS maka benar-benar akan sangat berpengaruh terhadap kualitas kinerja para PNS.
Pembahasan terkait pegawai negeri sipil memang terus menjadi isu yang hangat sebab ini menyangkut nasib banyak orang.
Saat ini pemerintah melalui Menpan RB Azwar Anas sangat serius membahas skema baru pemberian tukin bagi PNS.
Hal ini disebabkan sistem pemberian tukin kepada PNS yang sekarang masih berlaku dianggap kurang memberikan dampak baik bagi kualias kinerja para PNS.
Sebelumnya sebelum masalah tukin Sri Mulyani lebih dulu menyinggung terkait perubahan sistem pemberian gaji bagi PNS.
Pada tahun 2019 Menkeu Sri Mulyani angkat bicara terkait penerapan sistem gaji single salary yang pernah juga diusulkan.
Ia mengatakan dalam penerapan sistem gaji single salary harus benar-benar dilakukan dengan hati-hati dan bertahap.
Kemampuan keuangan negara tergantung dengan kemampuan dalam mengumpulkan penerimaan negara. Makanya harus dilakukan secara bertahap,” jelas Sri Mulyani.
Sehingga ketika di tahun 2023 usulan Menpan RB Azwar Anas untuk merubah sistem tukin perlu juga digodok dengan matang.
Menpan Rb Azwar Anas menjelaskan perubahan sistem tukin pada PNS ini akan berdampak sangat baik.”Jadi selama ini kan tukin itu sama, kita berharap sih. Kita usul ada kenaikan gaji tetapi nanti diseleksi bagi mereka yang kerja tentu dapat yang banyak. Kita sedang exercise ini,” jelas Menpan RB Azwar Anas.
Sehingga kedepannya tukin yang diberikan kepada PNS tidak lagi berdasarkan institusi melainkan kinerja personal PNS tersebut.
Menurutnya dengan adanya skema tukin PNS yang baru akan memberikan apresiasi yang lebih besar kepada PNS yang bekerja lebih baik. (**)
Comment