Kerap Terjadi Kekerasan Mahasiswa Senior dan Junior di UHO, Polisi: Ini Menjadi Prioritas

KENDARI, EDISIINDONESIA. id- Kasus penganiayaan yang dialami masiswi D3 Jurusan Teknik Sipil Universitas Halu Oleo (UHO) berinisal WAP (19) diduga di aniaya dua seniornya, akan di ambil alih oleh Polisi resort Kota (Polresta) Kendari.

Hal itu disampaikan Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh. Eka Fathurrahman kepada wartawan edisiindonesia. id, pada Jumat (2/5/23) malam.

Eka menyebut kasus penganiayaan ini menjadi prioritas pihaknya. Sebab kasus kekerasan senior terhadap juniornya kerap kali terjadi dengan berbagai motif.

“Penyidikannya kami tarik ke Polres, karena kasus ini menjadi hal yang sangat penting, menginggat kasus kekerasan antara senior dan junior terjadi di dalam kampus, dan semoga kedepannya tidak ada lagi kejadian serupa,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kakak korban, Tri mengatakan. Adiknya dipukul oleh dua orang seniornya saat pergi mengambil baju PDH di salah satu ruangan di kampusnya bersama dengan rekan seangkatanya.

“Adik saya angakatan 2021. Saat mereka ambil baju PDH dipukul satu-satu orang. Tapi adikku dapat paling parah karena dipukul sampai keluar darah di bibirnya,” ungkap Tri saat dikonfirmasi di Mapolsek Poasia, Jumat malam.

Kemudian, Tri juga mengatakan. Adiknya di pukul oleh dua seniornya yang merupakan perempuan sehingga mengalami luka-luka.

“Ada dua orang itu seniornya adikku yang memukul. Dari angkatan 19 sama 20. Kalau yang lain dipukul satu orang saja tapi adikku dapat dua jadi dia yang paling parah,” tandasnya.(**)

Comment