KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah (Pemkot) Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2022 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-77, Jumat (25/11/2022).
Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan bahwa, dengan menetapkan 25 November sebagai hari guru nasional, bukti bahwa negara menghargai jasa para guru yang menjadi tulang punggung motor penggerak mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Semoga dedikasi yang diberikan para tenaga pendidik menjadi penerang bagi bangsa ke depan, menjadikan Indonesia kuat, Indonesia maju,” harapnya.
Sehingga, Pemkot Kendari berkomitmen untuk membantu dan mendorong para guru memiliki kompetensi dalam rangka menjadi tulang punggung atau pintu depan mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Kota Kendari.
Salah satu dukungan yang dilakukan adalah dengan membuka kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru tenaga honorer di Kota Kendari.
“Terkait guru yang sampai sekarang berstatus honorer, ada penerimaan ASN melalui jalur PPPK tetapi ada beberapa hal yang menjadi prioritas. Misalnya diutamakan guru honorer di atas usia 35 tahun. Mengisi ruang yang memang tidak ada atau kekurangan guru ASN nya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Saemina mengatakan perayaan HGN kali ini pihaknya berkolaborasi dengan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari.
Ia membeberkan, untuk saat ini Kota Kendari memiliki guru kurang lebih 3000 mulai dari TK, SD dan SMP, baik itu tenaga ASN maupun non ASN atau honorer.
Sehingga ia berharap kepada 3000 lebih guru tersebut dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan kemampuan diri.
“Agar proses pembelajaran dapat dilakukan lebih maksimal,” pungkasnya. (**)
Comment