KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) siap mengembangkan kapasitas perpustakaan di Bumi Anoa.
Hal itu disampaikan Ketua FPPTI Sultra Tilman, usai dilantik beserta 30 anggotanya untuk periode 2022-2025 oleh Kepala UPTD Perpustakaan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Muhammad Ali Marhadi, di salah satu hotel di Kendari, Senin (14/11/2022).
Ketua terpilih FPPTI Sultra Tilman mengatakan pihaknya siap membangun FPPTI bersama, di mana konsisten, komitmen dan networking di dukung dengan komunikasi efektif merupakan kunci untuk mensukseskan visi misi FPPTI Sultra.
Ia menyebut, FPPTI sebagai wadah perkumpulan pustakawan dan tenaga perpustakaan perguruan tinggi se Sultra akan merumuskan program kerja dan saling bekerja sama meningkatkan peran perpustakaan.
Untuk mewujudkannya, Tilman juga menyebut diperlukan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
“Sebagai pengurus pertama, selesai dilantik ini kami akan menyusun program kerja tentunya yang bisa dirasakan manfaatnya bagi anggota dan masyarakat, kita merupakan orang terpilih, kita semua bersama, bergotong royong secara profesional,” ujarnya.
Tempat sama, Ketua Umum Pengurus FPPTI Pusat Maria, mengingatkan agar semua pengurus FPPTI bersinergi dengan berbagai pihak memajukan FPPTI di Sultra maupun di Indonesia di tengah era disrupsi ini.
Apalagi FPPTI yang lahir di tahun 2000 dan di tahun 2022 ini telah berbadan hukum, maka dengan ligelalitas itu ia berharap FPPTI dapat meningkatkan pelayanan bagi anggota FPPTI maupaun masyarakat sekitar di Sultra dan Indonesia pada umumnya dalam hal pengembangan literasi digital.
“Saat ini FPPTI mempunyai 26 cabang, Sultra yang ke-25, sebagai organisasi independen, kita tidak dapat berjalan sendiri, kita harus berjejaring, den berkoneksi dengan berbagai pihak, seperti Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di Sultra maupun asosiasi lain,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Perpustakaan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Muhammad Ali Marhadi mengaku optimis ke depannya organisasi ini akan besar dan membawa dampak yang baik.
Kata dia, organisasi keperpustakaan ini menjadi berbeda dengan organisasi perpustakaan pada umumnya sebab FPPTI menjunjung tinggi Tridarma perguruan tinggi.
“Sebagai pengawas, kita akan lihat kemajuan FPPTI, bagaimana literasi digital ini bisa diterapkan dengan maksimal, mari kita kembangkan literasi digital tapi tetap menjunjung tridharma perguruan tinggi,” ujarnya. (**)
Comment