KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali melepas sekiranya 1.102 mahasiswanya untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 5 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Ribuan mahasiswa tersebut dilepas secara langsung oleh Rektor UHO, Muhammad Zamrun Firihu, yang berlangsung di ruang Aula Gedung Rektorat Lantai 4, Selasa (02/08/2022).
Adapun 5 kabupaten/kota tersebut diantaranya Kota Kendari, Kota Baubau, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Muna Barat.
Pada kesempatan tersebut, Muhammad Zamrun, mengingatkan kepada seluruh mahasiswanya agar mampu menjaga nama baik pergururuan tinggi.
Tidak hanya itu, para peserta KKN juga diharapkan mampu menjalankan tugas-tugasnya secara profesional, mengabdi sepenuh hati kepada masyarakat selama berada dilokasi KKN masing-masing.
“Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa yang akan KKN ini agar bisa menjalankan tugasnya di lapangan nanti dengan baik, bisa menjaga nama baik universitas dan yang terpenting tetap patuh menerapkan protokol kesehatan meski pandemi saat ini mulai meredah,” ucap Zamrun.
Sementara itu, Ketua panitia, Nani Hindaryatingsih, mengungkapkan mahasiswa KKN Tematik kali ini membawa 66 proposal pengabdian yang nantinya bakal dijadikan rujukan dalam beraktivitas pada masing-masing lokasi sebagai program kerja mereka.
“Proposal pengabdian itu ada 66 proposal pengabdian yang nantinya akan di bawa kepada masyarakat. Dalam satu program proposal pengabdian dosen itu melibatkan lintas fakultas yang berkaitan dengan bidang ilmu yang dipelajari,” terang Nani.
Untuk diketahui, waktu KKN Tematik tahun 2022 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana, tahun lalu waktu KKN Tematik yakni berlangsung selama 45 hari, sedangkan tahun 2022 ini hanya berlangsung selama 1 bulan.
“Kali ini hanya akan berlangsung selama satu bulan di lapangan mulai dari 2 Agustus sampai 2 September mendatang. Namun untuk pengabdiannya akan berlangsung selama tiga bulan. Data itu diambil oleh mahasiswa, pelaksanaannya dilakukan oleh mahasiswa, didampingi oleh dosen. Kemudian mahasiswa membuat laporan, dosennya juga membuat laporan nanti berakhir di tiga bulan,” terangnya. (**)
Comment