Baru ‘Divonis’ Diabetes? Ini Daftar Makanan yang Dianjurkan Dokter

Ilustrasi alpukat. (Foto: Pixabay)

EDISIINDONESIA.com – Saat seseorang divonis terkena diabetes, seringkali ia dihantui berbagai macam ketakutan. Hidup pun terasa tak lagi menyenangkan karena keharusan, mulai mengonsumsi obat seumur hidup, olahraga rutin, hingga disiplin menjaga pola makan.

Karena meski mematikan, diabetes adalah kondisi yang bisa dikontrol, hanya saja, jika penderitanya punya tekat yang kuat dalam menjalani gaya hidup yang baru dan menyehatkan.

Salah satunya adalah pemilihan jenis makanan. Asal-asalan dalam memilik apa yang dikonsumsi, maka potensi Anda untuk mengontrol kadar gula darah, akan buyar dengan mudah.

Untuk itu, pilihalah jenis makanan yang sudah dianjurkan para ahli untuk penderita diabetes, seperti dilansir Alodokter berikut ini:

Kacang Almond

Jenis kacang-kacangan yang baik untuk penderita diabetes, adalah seperti almond, yang salah satu fungsinya adalah meregulasi kandungan gula dalam darah.

Menurut sebuah studi, dengan mengonsumi 30 gram kacang almond secara rutin, dapat membantu tubuh penderita diabetes, dalam mengdalikan glukosa darah.

Buah tomat

Ya, tomat adalah buah dan bukan sayur. Kaya akan antioksidan, seperti anthocyanin dan lipoeken, makan tomat baik untuk memperlambat dan mengurangi pelepasan gula ke dalam darah.

Sementara kandungan lipokn yang dimiliki tomat, diklaim mampu memperbaiki kerja insulin, yang dirbutuhkan tubuh dalam meregulasi gula darah.

Alpukat

Jika Anda tidak suka tomat, maka buah alpukat mungkin yang Anda butuhkan untuk mengontrol gula darah.

Menurut sebuah penelitian, makan alpukat yang tinggi akan lemak sehat dan mineral di dalamnya, dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, yang dibutuhkan lagi-lagu untuk menurunkan kadar gula darah.

Buah Ceri

Selain tomat, buah ceri juga kaya akan anthocyanin, yang membantu tubuh agar lebih sensitif insulin di dalam tubuh. Di makan secara rutin, konsumsi tomat adalah salah satu yang dianjurkan ahli.

Makan Nasi Putih Dingin Baik untuk Diabetes

Jika pada nasi putih biasa kaya akan zat pati, atau karbo, namun tidak pada nasi putih dingin.

Jika nasi putih biasa umumnya dapat meningkatkan kadar gula darah dengan mudah, nasi putih dingin bekerja dengan cara berbeda.

“Nasi putih kaya akan zat pati atau karbohidrat yang dapat dicerna dan diserap dengan cepat oleh usus halus, sehingga kadar gula darah pun akan meningkat dengan cepat,” kata dr. Caroline Claudia seperti dikutip dari Alodokter.

“Namun, zat pati tersebut dapat diubah menjadi zat pati yang sulit dicerna (zat pati resisten). Cara mengubahnya adalah dengan menyimpan nasi yang telah matang di dalam kulkas bersuhu 4°C selama 24 jam,” ungkap dia.

Setelah itu, nasi dingin dapat dihangatkan kembali sebelum dimakan. Zat pati pada nasi dingin yang sudah dihangatkan kembali ini nantinya menurut dr. Caroline, akan lebih sulit dicerna, membatasi penyerapan karbohidrat oleh usus.

Inilah lanjut dia, mengapa nasi putih dingin dianggap bermanfaat untuk penderita diabetes. Meski namanya dingin, bukan berarti Anda harus memakannya dingin-dingin. (**)

Sumber: Alodokter

Comment