KENDARI, EDISIINDONESIA.com – Warga pesisir pantai perlu waspada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Kendari mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan di Sultra.
Seperti Perairan Banggai Bagian Selatan, Perairan Teluk Tolo Bagian Barat, Perairan Teluk Tolo Bagian Timur, Perairan Manui Kendari Bagian Barat, Perairan Manui Kendari Bagian Timur, Perairan Baubau Bagian Utara, Perairan Utara Wakatobi Bagian Barat.
Perairan Utara Wakatobi Bagian Timur, Perairan Selatan Wakatobi Bagian Barat, Perairan Selatan Wakatobi Bagian Timur, Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara Bagian Utara, Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara Bagian Timur, Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara Bagian Barat, dan Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara Bagian Selatan.
Peringatan tersebut berlaku sejak 9 Mei hingga 12 Mei 2022.
“Pola angin umumnya dari Tenggara sampai Barat Daya dengan kecepatan 2 – 20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah Perairan Wakatobi dan Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara, ujar Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibi, Selasa (9/5).
BMKG berharap, memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran yakni perahu nelayan waspada dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m.
Kemudian, kapal tongkang awas dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m, kapal feri awas kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m.
Sementara, kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar waspada dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 m.
“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap waspada,” imbuh Faizal. (**)
Comment