KENDARI, EDISIINDONESIA.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kendari memperingatkan masyarakat di sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra) agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan tepatnya pada 29 Maret-4 April 2022.
Menurut Sugeng Widarko, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Kendari,
berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dalam periode sepekan kedepan.
“Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan aktivitas dinamika atmosfer dimana massa udara basah lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah Sulawesi Tenggara sampai lapisan 700 mb mencapai 70 – 90%, Index labilitas ringan sampai sedang dan pola konvektif skala lokal di wilayah Sulawesi Tenggara, beserta hangatnya Suhu Muka Laut dan anomali Suhu Muka Laut Positif di wilayah sekitar Sulawesi Tenggara terutama bagian Perairan Baubau, Perairan Wakatobi dan Laut Banda,” kata Sugeng melalui siaran persnya, Selasa (29/3/2024).
Hal ini lanjut Sugeng, dapat menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan cukup tinggi di wilayah Sultra.
Berdasarkan pantauan BMKG Kendari, pergerakan angin atau streamlinenya terpantau pergerakan angin dari Barat Daya hingga Barat Laut memasuki Perairan Banggai hingga Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara dengan kecepatan hingga 20 Knot.
“Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG Provinsi Sulawesi Tenggara memprakirakan dalam 7 hari ke depan potensi cuaca ekstrem, curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapoat disertai kital/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah,” ujarnya.
Berikut sejumlah wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem:
Tanggal 29 Maret 2022
- Baubau
- Buton
- Buton Tengah
- Buton Selatan
- Wakatobi
- Bombana
Tanggal 30 Maret 2022
- Baubau
- Buton Selatan
- Buton
- Buton Tengah
- Wakatobi
- Kolaka
- Bombana
- Muna Barat
- Muna
- Buton Utara
- Kolaka Utara
- Kolaka Timur
- Konawe
- Konawe Utara
- Konawe Selatan
- Kendari
Tanggal 31 Maret 2022
- Kolaka
- Bombana
- Buton
- Baubau
- Konawe Utara
- Kolaka
- Kolaka Timur
- Konawe Selatan
Tanggal 01 April 2022
- Kolaka
- Kolaka Timur
- Konawe
- Konawe Utara
- Konawe Selatan
- Kendari
- Buton Utara
- Buton
- Baubau
Tanggal 02 April 2022
- Buton Utara
- Kendari
- Konawe Selatan
- Konawe Utara
- Konawe
- Kolaka
- Bombana
Tanggal 03 April 2022
- Konawe Selatan
- Bombana
- Buton Utara
- Muna
- Muna Barat
Tanggal 04 April 2022
- Kendari
- Konawe Selatan
- Konawe
- Buton Utara
- Muna
Oleh karena itu, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang dapat memicu bencana banjir, tanah longsor, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.
“Masyarakat agar tetap memperbarui informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik,” tukasnya. (**)
Comment