Polisi Dalami Penyebab Bunuh Diri Bocah di Bombana

KENDARI, EDISIINDONESIA.com- Seorang anak lelaki berinisial SA (16) warga Desa Pomontoro, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan tak bernyawa, setelah mengahiri hidupnya dengan gantung diri dikamar mandi.

Kapolsek Kabaena, Iptu Bastian Hamsah membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan jazad korban pertama kali ditemukan oleh kakak dalam keadaan tergantung dan sudah tak bernyawa.

“Awalnya kakak korban keluar rumah dan hendak pergi kerumah orang tuanya. Sementara korban pada saat itu sedang makan. Sekitar pukul 12.30 WITA, kakak korban pulang dari rumah orang tuanya dan menuju kerumahnya,” ujarnya, pada Senin (14/2/202).

Setiba di rumah lanjut Bastian, kakak korban kemudian memanggil adiknya namun tidak mendapat respon. Setelah mencari kakak korban melihat sendal adiknya yang terletak di depan kamar mandi.

“Karena adiknya tidak menyahut, kakak korban mendobrak pintu kamar mandi dan menemukan adiknya sudah tergantung dan sudah tidak bernyawa di dalam kamar mandi dengan menggunakan tali nilon sepanjang sekitar kurang lebih satu meter,” ucapnya

Ia menambahkan, setelah melihat keadaan adiknya yang sudah tidak bernyawa lagi, kakak korban kemudian berteriak memanggil suaminya.

“Saat ini jenazah korban sudah disemayamkan oleh pihak keluarga,” cetusnya

Sampai saat ini belum ada keterangan resmi apa penyebab bunuh diri yang dilakukan oleh bocah berumur 16 tahun itu.

“Kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengetahui alasan korban bunuh diri,” tutupnya.(**)

Penulis : Andri Sutrisno

Comment