EDISIINDONESIA.id – Inggris berhak menerima hadiah US$ 30 juta atau sekitar Rp 538,28 miliar setelah menempati peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Sementara itu, Prancis memperoleh US$ 28 juta atau sekitar Rp 502,39 miliar sebagai tim peringkat keempat.
The Three Lions memastikan posisi ketiga setelah mengalahkan Prancis 6-4 dalam pertandingan perebutan medali perunggu di Miami Stadium, Florida, Sabtu (18/7/2026) waktu setempat. Bukayo Saka mencetak tiga gol dalam kemenangan Inggris tersebut.
Perhitungan rupiah dalam artikel ini menggunakan kurs US$ 1 setara dengan Rp 17.942,50. Nilai tersebut dapat berubah mengikuti pergerakan nilai tukar dan kurs transaksi masing-masing bank.
Sebelum penambahan alokasi, FIFA menetapkan hadiah US$ 29 juta atau sekitar Rp 520,33 miliar bagi tim peringkat ketiga. Tim yang finis pada posisi keempat mendapat US$ 27 juta atau sekitar Rp 484,45 miliar.
FIFA kemudian menaikkan uang kualifikasi setiap peserta sebesar US$ 1 juta atau sekitar Rp 17,94 miliar. Dengan kenaikan tersebut, Inggris memperoleh US$ 30 juta atau Rp 538,28 miliar, sedangkan Prancis menerima US$ 28 juta atau Rp 502,39 miliar.
Kemenangan dalam perebutan peringkat ketiga menghasilkan selisih hadiah US$ 2 juta atau sekitar Rp 35,89 miliar.
Dana tersebut diberikan kepada federasi sepak bola peserta, bukan langsung kepada pemain. Pembagian bonus kepada pemain dan staf bergantung pada kebijakan serta kesepakatan masing-masing federasi.
Selain hadiah berdasarkan posisi akhir, setiap peserta memperoleh US$ 2,5 juta atau sekitar Rp 44,86 miliar untuk membiayai persiapan menjelang turnamen.
Apabila dana persiapan ikut dihitung, total alokasi langsung yang diperoleh Inggris mencapai US$ 32,5 juta atau sekitar Rp 583,13 miliar. Prancis menerima US$ 30,5 juta atau sekitar Rp 547,25 miliar.
Data awal FIFA menetapkan kontribusi finansial Piala Dunia 2026 sebesar US$ 727 juta atau sekitar Rp 13,04 triliun.
Dari jumlah tersebut, US$ 655 juta atau sekitar Rp 11,75 triliun dialokasikan sebagai hadiah bagi 48 tim peserta Piala Dunia 2026.
FIFA kemudian meningkatkan keseluruhan distribusi kepada asosiasi anggota menjadi US$ 871 juta atau sekitar Rp 15,63 triliun.
Penambahan tersebut mencakup kenaikan uang kualifikasi, biaya persiapan, subsidi delegasi, dan tambahan alokasi tiket untuk tim peserta.
Dengan demikian, angka US$ 703 juta atau sekitar Rp 12,61 triliun yang sebelumnya diberitakan sebagai kumpulan hadiah tidak lagi mencerminkan keputusan finansial terbaru FIFA.
Angka tersebut belum memasukkan dana persiapan sebesar US$ 2,5 juta atau sekitar Rp 44,86 miliar yang diterima setiap peserta.
Juara Piala Dunia 2026 akan menerima US$ 51 juta atau sekitar Rp 915,07 miliar. Tim yang kalah pada pertandingan final memperoleh US$ 34 juta atau sekitar Rp 610,05 miliar.
Argentina dan Spanyol menjadi dua negara yang memperebutkan hadiah terbesar dalam pertandingan final Piala Dunia 2026. (edisi/bs)
Comment